KORANMAKASSAR.COM – Japanese Film Festival Makassar menggelar konferensi pers di CGV – Daya Grand Square, Makassar Jumat (23/11/2018) kemarin sore.

Konferensi pers ini dihadiri Tsukamoto Norihisa, Director Jendral The Japan Foundation Jakarta.

Diketahui, Japan Foundation meluncurkan “The JFF: Asia – Pacific Gateway Initiative” (JFF APAC) pada tahun 2016 silam.

Hingga tahun 2017, JFF APAC melangsungkan festival film di 13 negara (10 negara ASEAN, Australia, India, dan Tiongkok), dengan dihadiri oleh 140,000 penonton. Mulai tahun ini, Rusia turut bergabung dalam JFF APAC.

Tahun 2018, Japanese Film Festival (JFF) di Indonesia menginjak tahun yang ke-3. JFF Indonesia telah membawa 14 film terbaru dari beragam genre untuk diperkenalkan kepada masyarakat di Indonesia.

JFF akan diselenggarakan di Bandung untuk pertama kalinya dan sekaligus menjadi penutup rangkaian JFF di Indonesia.

Film Jepang ini akan diputar di 4 kota di Indonesia, Makassar, Yogyakarta, Jakarta dan Bandung.

Untuk pemutaran film di Makassar akan di putar film pembuka jam 19.00, dengan judul film One Cut of the Dead (13+) dan Festival Film Jepang ini akan diadakan dari tanggal 23-25 November 2018.

“Kami ingin memperkenalkan budaya Jepang secara utuh kepada masyarakat Indonesia melalui film-film Jepang yang masih tergolong sulit dinikmati secara resmi di Indonesia, dan menjadikan JFF sebagai wadah bagi penikmat film untuk memperoleh dan berbagi informasi mengenai film-film Jepang,” ujar Tsukamoto Norihisa.

“Selain film, kami juga membuat majalah online “JFF Web Magazine” yang berfungsi sebagai wadah informasi film dan budaya Jepang bagi para penggemarnya. Dengan adanya kedua hal tersebut diharapkan dapat memajukan rasa saling pengertian antara Jepang dan negara lain,” tutupnya.

Harga dibanderol Rp. 10.000 ribu per penayangan film dan CGV Daya Grand Square ini berada di lantai 4. (Gilang)

Berita Terkait : Arti Kata Makassar