MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat pembenahan menyeluruh di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala, sebagai bagian dari peningkatan standar pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan.
Saat meninjau langsung progres di lokasi, Selasa (9/6/2026), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga melihat kondisi kolam lindi di kawasan utara TPA yang menjadi bagian penting dalam sistem pengolahan limbah cair sampah.
Kepala UPTD TPA Antang, Nasrun, menjelaskan bahwa kolam lindi berfungsi menampung dan mengolah cairan hasil pembusukan sampah dan air hujan sebelum dilepaskan ke lingkungan.
Saat ini, TPA Antang memiliki sekitar 10 kolam lindi berukuran rata-rata 6 x 8 meter yang digunakan dalam sistem pengolahan bertahap untuk menurunkan kadar pencemar hingga memenuhi baku mutu lingkungan.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Genjot TPA Antang Menuju Sanitary Landfill, Progres Capai 40 Persen
“Air lindi dipindahkan secara berjenjang dari satu kolam ke kolam lain sampai memenuhi standar baku mutu sebelum dilepas,” ujarnya.
Dalam prosesnya, TPA Antang kini juga menggunakan teknologi Eco True untuk membantu menurunkan kandungan zat pencemar, termasuk logam berat, agar lebih aman bagi lingkungan.
Sebelumnya, pengolahan dilakukan dengan ekoenzim yang kini diperkuat dengan metode teknologi tersebut.
Selain pengolahan air lindi, TPA Antang juga menerapkan sistem penimbunan sampah berlapis. Setiap tumpukan sampah setinggi sekitar tiga meter langsung ditutup menggunakan tanah urug (cover soil).
Baca Juga : TPA Antang Ditata Menuju Sanitary Landfill, Pemkot Makassar Tegaskan Sesuai Aturan dan Transparan
Metode ini dilakukan untuk mengurangi bau, menekan populasi lalat, serta mencegah potensi kebakaran sampah di area TPA.
Nasrun mengakui, tingginya volume sampah yang masuk setiap hari menjadi tantangan tersendiri dalam operasional, namun pemantauan dan penanganan terus dilakukan agar dampak lingkungan tetap terkendali.
Pembenahan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Makassar untuk menjadikan TPA Antang lebih tertata, aman, dan ramah lingkungan melalui sistem pengelolaan yang berkelanjutan. (*)


Komentar