MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Telkomsel dalam upaya mempercepat digitalisasi manajemen pendidikan di sekolah.
Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi antara pihak Telkomsel dan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang berlangsung di Balai Kota Makassar, Kamis (2/4/2026).
Dalam pertemuan itu, Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Telkomsel Region Sulawesi, Magdalena Irawati Ovi, menyampaikan komitmen perusahaan untuk mendukung sektor pendidikan melalui layanan digital yang inklusif.
Baca Juga : Survei Ungkap 84% Warga Dukung PSEL di TPA Antang, Pemkot Makassar Optimistis Percepat Realisasi
Ia menjelaskan, Telkomsel ingin menghadirkan kesetaraan akses teknologi bagi seluruh sekolah, baik di pusat kota maupun wilayah pinggiran, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital pendidikan.
Salah satu solusi yang ditawarkan adalah platform School ID, layanan digital yang dapat digunakan secara gratis oleh siswa, pihak sekolah, dan orang tua untuk mendukung pengelolaan pendidikan yang lebih terintegrasi.
Menanggapi hal tersebut, Munafri Arifuddin menyambut positif inisiatif tersebut, namun menegaskan pentingnya keselarasan dengan sistem digital yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar.
“Saya setuju, tapi harus dibahas secara teknis, dimulai dari sekolah mana. Kami siapkan tempatnya, Telkomsel masuk dengan perangkatnya. Jadi kita bangun bersama ruang-ruang digital di beberapa sekolah,” ujarnya.
Ia juga menyarankan agar implementasi program diawali dengan uji coba di sejumlah sekolah, sekaligus melibatkan Tim Percepatan Digitalisasi Pemkot Makassar agar integrasi program berjalan optimal.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Koordinasi Lintas OPD Tingkatkan Tata Kelola Keuangan Daerah
“Ada tim percepatan digitalisasi, jadi semua harus terkoneksi dengan baik. Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Munafri menekankan bahwa kolaborasi ini harus mengedepankan pemberdayaan masyarakat serta manfaat jangka panjang, bukan semata orientasi komersial.
“Kita dorong dulu manfaatnya. Pemberdayaan masyarakat harus di depan. Kalau komersialnya di depan, biasanya program tidak akan bertahan lama,” tegasnya.
Melalui penjajakan ini, diharapkan terbangun kerja sama strategis antara Pemkot Makassar dan Telkomsel dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis digital yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

