“Iye, tidak pernah saya berkomentar apapun, ke teman-teman wartawan”kata Kartini mengakui hal itu tidaklah benar adanya.
Sebelumnya, Ketua Golkar Sinjai yang dicatut namanya dalam pemberitaan mengecam NH menegaskan kehadirannya di acara Hakornas ke 74 di Sinjai sama sekali tak ada hubungan dengan deklarasi NH sebagai calon gubernur 2024.
“Saya hadir sebagai Wakil Bupati Sinjai, karena Sinjai tuan rumah. Pak Gubernur diwakil kadis koperasi Sulsel. Kalau ada yang deklarasi calon gubernur, sungguh itu di luar agenda acara dan itu sangat tidak beretika dan tidak profesional,” ujar Kartini.
baca juga : AMPG Kota Makassar Gelar Silaturahim Solidkan Pengurus dan Besarkan Golkar
Tini Ottong, bahkan menilai deklarasi Cagub di acara Hakornas itu, justru merusak citra NH sebagai tokoh nasional yang dianggap tidak memahami tata krama pemerintahan.
“Nurdin Halid seperti mempermalukan dirinya sendiri. Pasalnya saat NH menyatakan sebagai calon gubernur dalam sambutannya, beberapa tamu yang hadir langsung terkejut,” ucap Tini.
Ia pun menyarankan NH untuk tidak terlalu kesusu dalam berpolitik. Bahkan, menurut srikandi Partai Golkar ini, NH harus meminta maaf secara terbuka dan mengatakan deklarasi dirinya Cagub yang disusupkannya di acara Hakornas ke 74 itu dianggap tidak ada.
“Ini bisa mencederai ketokohan NH di tingkat nasional, apalagi NH ini adalah senior di Partai Golkar, harusnya memberi contoh etika politik yang baik,” tandas Tina. (*)

