MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, mengunjungi Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026).
Kunjungan ini memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan talenta digital dan pemberdayaan UMKM yang inklusif.
Dalam kunjungan tersebut, Dominic Jermey juga menghadiri pembekalan dan pelepasan peserta program Micro-Internship bertajuk “Belajar Langsung dari Pemilik UMKM Sulawesi Selatan”.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Digital Access Programme Pemerintah Inggris yang bekerja sama dengan British Council dan mitra lokal untuk memperluas akses keterampilan digital serta membuka peluang ekonomi bagi perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.
Baca Juga : PLUT dan Kementrian HAM beri penguatan HAM dan Etika digital kepada 100 UMKM
Dominic Jermey mengapresiasi pelaksanaan program Skills for Inclusive Digital Participation (SIDP) yang membantu masyarakat meningkatkan keterampilan digital sekaligus menghubungkannya dengan peluang kerja dan pengembangan usaha.
Menurutnya, keterampilan digital perlu disertai kesempatan praktik agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Teknologi menjadi penting karena apa yang dapat dilakukan manusia dengannya. Ukuran keberhasilannya adalah apakah teknologi membantu seseorang mendapatkan pekerjaan, memperoleh pelanggan, mengelola keuangan dengan percaya diri, atau mengembangkan gagasan menjadi sesuatu yang lebih besar,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Kepala UPT PLUT KUMKM Sulsel, Luqi Ubaidi Azis Halim, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Inggris, Digital Access Programme, dan British Council atas dukungan terhadap pengembangan keterampilan digital serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, program Micro-Internship menjadi wadah strategis untuk mempertemukan generasi muda dengan pengalaman langsung dari pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan gagasan dan inovasi baru.
“Keterampilan digital akan jauh lebih bermakna ketika tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi digunakan untuk menyelesaikan persoalan nyata, menciptakan peluang ekonomi, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” demikian disampaikan Luqi saat membacakan sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel.
Baca Juga : Laksanakan Temu Fasilitasi Usaha, KemenkopUKM Gandeng PLUT Sulsel
Dalam kesempatan itu, Dominic Jermey berdialog dengan peserta yang telah mengikuti pelatihan keterampilan digital dan bersiap menjalani pembelajaran praktik melalui program Micro-Internship bersama pelaku UMKM lokal.
Program SIDP tercatat telah menjangkau 8.534 penerima manfaat di lima provinsi di Indonesia sepanjang 2021–2025. Sementara itu, pengembangan program lanjutan di Makassar menargetkan penguatan kapasitas dan kesempatan ekonomi bagi 400 penerima manfaat, termasuk perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem digital Sulawesi Selatan, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan. (*)


Komentar