MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Jelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sulawesi Selatan 2025, muncul dugaan ketidaknetralan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Sulsel.
Isu ini mencuat setelah pemerhati olahraga, Maulana Yusuf, S.Pd., SH, menilai TPP tidak menjalankan perannya secara independen.
Maulana menyebut bahwa TPP yang semestinya bersikap objektif justru terindikasi berpihak kepada salah satu kandidat.

“TPP terindikasi berpihak pada salah satu kandidat yang sepatutnya harus independen dan malah menjadi tim sukses salah satu kandidat,” ujarnya.
Dugaan ini diperkuat oleh informasi dari salah satu pengurus KONI daerah yang menyatakan bahwa TPP diduga aktif mencari dukungan untuk kandidat tertentu. Bahkan, langkah tersebut disebut telah dipersiapkan sejak jauh hari sebelum Musorprov 2025 digelar.
Melihat kondisi ini, Maulana menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam.
Baca Juga : Panas! Dua Politisi Berebut Tahta KONI Sulsel, Isu Korupsi Jadi Sorotan
“Saya akan meneruskan hal ini ke KONI Pusat agar proses Musorprov berjalan sesuai aturan dan tidak mencederai demokrasi dalam tubuh organisasi olahraga,” katanya.
Ia berharap KONI Pusat dapat turun tangan untuk memastikan proses penjaringan ketua umum berjalan transparan, objektif, dan bebas dari praktik keberpihakan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak TPP KONI Sulsel belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. (*)

