Musorkab KONI Gowa 2025 Tetapkan Ketua Baru, Pemkab Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Pembinaan Berkelanjutan

GOWA, KORANMAKASSAR.COM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gowa menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Tahun 2025 sebagai forum strategis untuk memilih Ketua KONI Gowa masa bakti 2025–2029 sekaligus memperkuat arah kebijakan pembinaan olahraga daerah.

Musorkab yang berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12), dihadiri oleh perwakilan cabang olahraga (cabor), pengurus KONI, unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan olahraga lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam forum tersebut, peserta Musorkab secara sah menetapkan Ketua KONI Gowa terpilih melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Pemilihan berlangsung lancar dan mencerminkan soliditas insan olahraga di Kabupaten Gowa.

Bupati Gowa

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musorkab KONI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan, memperbaiki tata kelola pembinaan, serta menetapkan arah prestasi olahraga yang lebih terukur dan berkelanjutan.

“Pembinaan olahraga di Kabupaten Gowa adalah proses panjang pembinaan karakter, disiplin, dan kebanggaan SDM daerah yang harus dikelola secara konsisten. Soal medali, menurut saya itu bonus,” ujar Bupati Talenrang.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Gowa memiliki modal sosial dan sumber daya manusia olahraga yang besar, namun masih menghadapi tantangan seperti pemerataan pembinaan cabang olahraga, peningkatan kualitas pelatih dan ofisial, serta penguatan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel.

Baca Juga : Rapat Perdana Jelang Pelantikan, Ketua KONI Sulsel Tekankan Soliditas, Keikhlasan, dan Prestasi Olahraga

“Musorkab ini menjadi ruang untuk menyelaraskan potensi dengan kebutuhan riil di lapangan, agar pembinaan dan prestasi olahraga dapat berjalan lebih realistis dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Gowa menekankan pentingnya perencanaan matang dan pembinaan berjenjang dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan Tahun 2026.

“Persiapan setiap cabor tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kerja sama yang solid antara KONI, cabor, dan pemerintah daerah,” tambahnya.