Nelayan Sinjai Nilai Bantuan Sarpras Perikanan dan Kelautan Sangat Berarti di Masa Pandemi

SINJAI, KORANMAKASSAR.COM — Perhatian Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawa kepemimpinan Bupati Andi Seto Asapa (ASA) melalui programnya kini benar-benar di nikmati manfaatnya oleh masyarakat, bertempat di Kantor Dinas Perikanan Sinjau, Rabu (01/08/2021).

Dengan adanya pemberian bantuan sarana prasarana Perikanan dan kelautan membuat warga merasa terbantu atas peluncuran bantuan perikanan yang dinilai sangat dibutuhkan ditengah keterbatasan pandemi Covid-19.

Demikian perkataan Marzuki, salah satu penerima bantuan dari Kelompok Nelayan Usaha Bersama (KUB) Pantai Timur yang beralamat di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.

“Atas nama warga Larea-rea Kelurahan Lappa, saya berterima kasih dan bersyukur atas adanya bantuan ini yang nantinya dapat meningkatkan usaha kami,” ujarnya usai menerima bantuan secara simbolis yang diserahkan langsung Bupati ASA di halaman Kantor Dinas Perikanan Sinjai.

Dalam kesempatan tersebut, ia menerima bantuan berupa 1 unit jaring yang memang merupakan kebutuhannya saat ini.

“Kalau kami dapat bantuan jaring. Bantuan itu sesuai kebutuhan kami, karena memang kita minta bantuan jaring dalam proposal,” tambahnya.

Hal senada juga dilontarkan Soba, Ketua KUB Cahaya Laut dari Desa Bua Kecamatan Tellulimpoe yang juga turut mendapatkan bantuan berupa 1 unit sampan fiber beserta kelengkapannya, dan 1 unit jaring.

“Insya Allah pak, bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya sesuai pesan dari pak Bupati tadi,” tandasnya.

Sesuai laporan Kepala Dinas Perikanan Sinjai, H. Haris Achmad, adapun jenis bantuan menyasar 32 Kelompok Nelayan Usaha Bersama (KUB) dari 7 kecamatan.

baca juga : Bupati Sinjai Serahkan Bantuan Secara Simbolis Kepada Kelompok Nelayan

“Tahun ini hanya Sinjai Tengah dan Bulupoddo belum menerima bantuan. Karena pada tahun ini, mereka baru membentuk kelompok pembudidaya yang nantinya akan kami usulkan untuk menerima bantuan pada tahun anggaran 2022 mendatang,” katanya.

Bantuan yang di luncurkan ini terdiri dari paket pengadaan sarana prasarana pemberdayaan usaha pembudidaya ikan skala kecil berupa benih ikan lele 75.000 ekor, benih ikan nila 80.500 ekor, pakan ikan 17,3 ton.

Kemudian pakan udang 4 ton, pakan bandeng 2,88 ton, pupuk urea dan SP 800 kg, dan mesin pompa 8 unit.

Untuk paket pengadaan alat bantu penangkapan ikan berupa fish finder 5 unit, lampu air garam 5 unit, navigasi nelayan (marlin) 5 unit, dan life jacket 5 unit.

Selanjutnya paket pengadaan kapal penangkapan ikan berupa sampan fiber 8 unit, jaring 48 pcs, dan life jacket 16 unit. (*)