MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan akan menggelar Operasi Patuh Pallawa 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dan bersamaan dengan pelaksanaan nasional.
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dr. Pria Budi, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., Kamis (22/10/2026), mengatakan operasi tersebut bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Menurutnya, pelaksanaan Operasi Patuh Pallawa 2026 merupakan penjadwalan ulang dari agenda yang semula direncanakan pada Juni lalu, tetapi ditunda sambil menunggu arahan Mabes Polri.
Dalam operasi ini, petugas akan memprioritaskan penindakan terhadap sembilan jenis pelanggaran lalu lintas, yakni:
1. Menggunakan telepon genggam saat berkendara.
2. Pengendara kendaraan bermotor di bawah umur.
3. Berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor.
4. Berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba.
5. Melawan arus lalu lintas.
6. Tidak memiliki atau tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan sesuai ketentuan, seperti SIM dan STNK.
7. Tidak menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor atau tidak memakai sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.
8. Menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
9. Menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan.
Baca Juga : Tawuran Maut di Rajawali Makassar, Polisi Amankan Tujuh Orang
Pria Budi mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi dokumen berkendara, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Melalui semangat EWAKO, Polda Sulsel berharap Operasi Patuh Pallawa 2026 tidak hanya memberikan efek jera bagi pelanggar, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa disiplin berlalu lintas merupakan langkah penting untuk mencegah kecelakaan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita turut melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” demikian pesan yang ditekankan dalam pelaksanaan operasi tersebut. (*/WSN)


Komentar