MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Kepolisian akhirnya berhasil meringkus pelaku penembakan yang menewaskan Nur Syam alias Kipas (40), warga Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Korban sebelumnya sempat dirawat selama dua hari di rumah sakit akibat luka tembak senapan angin yang mengenai bagian kepala, sebelum akhirnya meninggal dunia.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan bahwa penangkapan ini berkaitan dengan rangkaian perang kelompok yang terjadi di Kecamatan Tallo pada 16 November lalu.
“Alhamdulillah, kemarin anggota kami di lapangan sudah berhasil menangkap pelakunya. Satu orang pelaku atas nama CBT (35), warga Kecamatan Tallo,” ujar Irjen Djuhandhani dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, kerusuhan susulan kembali pecah pada 18 November di area Pekuburan Beroangin, Jalan Tinumbu, Kecamatan Tallo. Kelompok pemuda Sapiria, Kelurahan Lembo, menyerang pemuda di Lorong Borta. Aksi tersebut memicu pembakaran salah satu rumah di Lorong Bugis, wilayah yang berbatasan langsung dengan Lorong Borta.
“Hingga saat ini tercatat 13 rumah di Lorong Bugis terbakar. Namun dengan pemberdayaan Damkar dan respon cepat anggota Polrestabes Makassar, api berhasil dikendalikan,” jelasnya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polda Sulsel menurunkan personel tambahan dari Brimob dan Samapta, serta pengamanan dari Polrestabes Makassar.
“Kami memperkuat pengamanan agar situasi di lokasi konflik tetap terjaga. Selain itu, kami terus memerintahkan jajaran, termasuk Dirreskrimum dan Kapolrestabes Makassar, untuk mengejar pelaku lain yang terlibat dalam kasus penembakan ini,” tambah mantan Dirtipidum Mabes Polri tersebut.
Saat ini pelaku CBT masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polrestabes Makassar terkait perkara penembakan yang memicu rangkaian tawuran besar di Tallo. (Firman Dhanie)

