oleh

Respon Cepat, Ketua PMI Jeneponto Sambangi Lokasi Bencana Angin Puting Beliung

JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Jeneponto Muh. Islam Iskandar bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban angin puting beliung di kelurahan Tonro Kassi Barat, Kamis (10/3/22)

Peristiwa tersebut terjadi pada hari rabu kemarin 09 maret 2022, tepat pukul 14.00 siang, ketua PMI menerima laporan terkait angin puting beliung tersebut yang mengakibatkan 41 unit rumah dan 1 fasilitas umum mengalami kerusakan.

Warga yang tertimpa pun lantas menjadi panik dan histeris sebab kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Usai menerima laporan tersebut ketua PMI memberi respon cepat dan langsung melakukan breefing di Markas PMI untuk melakukan langkah-langkah taktis, mendesak dan diperlukan.

Tak berselang lama ketua PMI bersama anggotanya langsung menuju lokasi untuk meninjau keadaan masyarakat yang berada di Tonro Kassi Barat kemudian memastikan kondisi lapangan serta jumlah korban yang terdampak

Ketua PMI bersama anggotanya langsung berdialog dengan warga yang terdampak terkait kronologis serta kerugian yang ditimbulkan oleh terjangan angin yang terjadi. Selanjutnya Islam Iskandar bersama anggotanya berjalan menyusuri lokasi termasuk rumah warga dan fasilitas umum yang rusak

Setiba diposko pengungsian sementara, Islam Iskandar kemudian memberikan semangat sekaligus merasakan duka yang dialamin warga.

baca juga : Bupati Jeneponto Kunjungi Korban Angin Puting Beliung di Kecamatan Tamalatea

“Sabarki Insha Allah ada hikmahnya dan kami dari PMI segera membantu meringankan beban ta semua”, ujar islam

Islam Iskandar yang juga sebagai ketua komisi I DPRD Jeneponto langsung meninjau dapur umum yang telah dibangun oleh Dinas Sosial untuk memastikan kebutuhan makan dan minum warga yang terdampak dapat terpenuhi, Islam juga memberikan sejumlah bantuan berupa paket sembako, obat-obatan dan Family Kit

Turut mendampingi sekretaris PMI Jeneponto Taufik, Bendahara PMI Mansur Rahman, Ketua Relawan Nurnaningsih, Kamaruddin, Bakhtiar Nompo dan beberapa anggota relawan PMI Jeneponto. (*)