Di hadapan para tamu, Danny Kosasih juga menekankan bahwa pertandingan basket bukan sekadar mencari pemenang.
“Kalau hanya ingin menang, jangan bermain karena dalam bermain basket sudah pasti ada menang dan kalah. Basket itu kekuatannya bukan menang kalah tetapi persaudaraan,” tegasnya.
Turnamen Rajawali Basketball Club Cup 2023 di Makassar menjadi salah satu ajang yang spesial dan mengesankan. Tidak hanya karena kompetisi yang sengit, tetapi juga karena dukungan dan perhatian dari Ketua Perbasi Makassar yang berusaha memastikan atlet dan peserta merasa dihargai dan didukung sepenuhnya.
baca juga : Walikota Makassar Buka RBC, Target Satu Sarana Basketball Rampung Tahun Ini
Adapun sejumlah klub yang berkompetisi di antaranya Parkcity Heat Malaysia, Bukit Dumbar Staallion Malaysia, Kaba Tuskers, Fastbreak, Flying Wheel, Old School, Sahabat Basketball, dan Lakipadada Warriors. Kemudian ada pula klub Spartan Renon Army yang merupakan klub basket asal Bali dan BBM CLS Knights asal Surabaya.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan MoU terkait pelaksanaan Kejuaraan Nasional Basket 3×3 yang akan digelar di Kota Makassar.
MoU tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar yang mewakili Pemerintah Kota Makassar, Ketua Perbasi Makassar dan Ketua Umum PP Perbasi. Penandatanganan itu disaksikan oleh Wakil Ketua Umum PP Perbasi dan Ketua Koni Makassar. (*)

