Simulasi yang Menegangkan, FPU 3 Minusca Polri Hadapi Teror, Senjata Api, Ledakan Bom Sampai Aksi Demontran

“Tim ini (FPU 3 Minusca) sudah berlatih hamper 1 tahun lamanya. Kemampuan mereka dalam menjaga perdamaian dinilai langsung oleh tim khusus dari PBB. Dan saya melihat, fisik dan kemampuan (Skill) mereka dalam segala hal sudah sangat baik. Perlengkapan pun sudah lengkap dan sangat siap untuk menjalani tugas mulia ini menjaga perdamaian dunia. Mereka akan diberangkatkan September mendatang ke Afrika Tengah,” kata Johni Asadoma di lokasi.

“Polri sudah lama mendapat kepercayaan untuk ikut menjaga perdamaian dunia. Dan ini diapresiasi besar oleh pemerintah setempat serta PBB. Sehingga sampai saat ini kontengan FPU kami (Polri) terus ada rotasi (Pergantian) personel kami untuk menjaga perdamaian di wilayah konflik,” sambungnya.

baca juga : Utusan PBB Uji Skill Berkendara Team Garuda Polri Untuk Wilayah Konflik

Disampaikan Johni, selama ini kontribusi Tim Garuda Polri (FPU) sangat besar dalam misi perdamaian PBB. Karena itulah, Polri terus menjaga dan melatih kemampuan Anggotanya dari berbagai wilayah dan kesatuan secara terus menerus setiap tahunnya.

“Saya melihat langsung hari ini, mereka menunjukkan ketangguhan dan kesiapan dalam melaksanakan misi ini. Kemampuan mereka yang dituntut atau diinginkan PBB sesuai dengan standarnya sudah sangat baik dan sangat siap. Saya bangga dan mengapresiasi sangat tinggi pada mereka. Dan mereka akan diuji nanti di medan yang sesungguhnya di Afrika Tengah. Saya rasa mereka sudah sangat siap,” tegasnya.

Setelah melakukan simulasi, Kadivhubinter Polri Irjen Pol Johni Asadoma akan melakukan pembaretan langsung ke seluruh personel FPU 3 Minusca Polri di Teluk Lampung, Pulau Tegal Mas selama 6 hari yang dimulai pada Selasa (24/8/2021) mendatang. (*)