ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Warga Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menyatakan kekecewaannya terhadap kondisi Alun-alun Abu Bakar Lambogo yang memprihatinkan.
Plafon yang hampir roboh dan lampu penerangan yang bergantungan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.
Meskipun telah menjadi sorotan media, belum ada tindakan yang diambil oleh pihak terkait untuk memperbaiki kondisi alun-alun tersebut.

Plafon yang terbuat dari bahan dasar gipsum menjadi fokus utama perhatian karena potensi bahaya jika roboh sangat mengkhawatirkan.
Meski kondisi alun-alun menimbulkan risiko keselamatan, aktivitas olahraga masyarakat di sekitar alun-alun tetap berlangsung ramai setiap hari.
Warga sekitar lapangan mengekspresikan kekecewaannya terhadap ketidakpedulian pihak terkait dalam merawat alun-alun tersebut.
“Kalaupun anggaran untuk perbaikan belum tersedia, minimal plafon dan lampu yang bergantungan segera diturunkan untuk mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi,” ujar seorang warga, Rabu (21/5/25).
baca juga : HMI Harap Visi Misi Bupati Enrekang Segera Direalisasikan
Alun-alun Abu Bakar Lambogo bukan hanya tempat untuk olahraga, namun juga sering menjadi lokasi acara besar seperti wisuda, peringatan 17 Agustus, dan rangkaian acara resmi lainnya.
Masyarakat berharap perhatian lebih dari pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung serta peserta acara di Alun-alun Abu Bakar Lambogo. (ZF)

