Dubes RI untuk Austria di Wina bangga Wali Kota Makassar Jadi Pembicara di World Cities Summit di Vienna

WINA, AUSTRIA, KORANMAKASSAR.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama rombongan menghadiri jamuan makan malam resmi yang diselenggarakan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Austria merangkap Republik Slovenia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan organisasi internasional di Wina, Mr. Damos Dumali Agusman.

Acara berlangsung pada Selasa, 1 Juli 2025, pukul 18.30 waktu setempat di Wisma Duta RI, Wina sebelum para duta dari Indonesia menuju World Cities Summit Mayors Forum 2025.

Jamuan makan malam tersebut diadakan sebagai agenda penyambutan bagi para Wali Kota dari Indonesia yang menjadi delegasi dalam World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-14.

Forum internasional ini mempertemukan para pemimpin kota dunia untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman terkait inovasi tata kelola perkotaan.

Munafri mengungkapkan bahwa kunjungan ke Austria ini merupakan perjalanan luar negeri perdananya sejak dilantik sebagai Wali Kota Makassar.

Appi menyampaikan apresiasi atas undangan Dubes RI serta berharap momentum ini membuka peluang kerja sama lebih luas dengan pemerintah dan mitra di Eropa.

“Ini adalah kali pertama saya melakukan kunjungan luar negeri setelah dilantik sebagai Wali Kota. Insya Allah, pada hari kedua kami berkesempatan menyampaikan materi dalam sesi World Cities Summit Mayors Forum yang dilaksanakan di Vienna,” ujar Munafri.

baca juga : Walikota Makassar Akan Tampil di Panggung Internasional Bersama Wali Kota se-Dunia

Munafri menekankan posisi strategis Makassar sebagai pintu gerbang kawasan Indonesia Timur.

Ia menyatakan tekad Pemerintah Kota Makassar untuk tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi “ruang tengah” bagi konektivitas regional menuju kawasan timur Indonesia.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban Munafri juga sempat menyampaikan gurauan yang disambut antusias oleh Dubes RI.

“Pak Dubes, saya akan sangat marah kalau Bapak ke Indonesia Timur tidak mampir di Makassar. Kalau pulang ke Indonesia, mudah-mudahan bisa singgah di Makassar, Pak,” ujarnya dengan nada berseloroh.