Calon Ketua RT di Mangasa Bantah Tuduhan Media, Minta Pemilihan Tetap Kondusif

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemilihan Ketua RT/RW serentak di Kota Makassar terus menyisakan dinamika di sejumlah kelurahan. Di Kelurahan Mangasa, muncul polemik terkait pemberitaan salah satu media online yang dinilai menggiring opini publik.

Seorang calon Ketua RT di Mangasa, yang enggan disebut namanya, membantah keras tudingan tersebut. Ia menilai pemberitaan yang beredar sangat keliru, merugikan, dan tidak sesuai fakta.

“Saya tidak pernah membuat ajakan atau iming-iming kepada warga agar memilih saya. Berita itu menyesatkan dan sudah saya klarifikasi secara tertulis,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Baca Juga : Pengamat Unhas: Pemilihan RT/RW Makassar Jadi Pendidikan Politik, Jaga Demokrasi

Ia juga menanggapi tudingan dalam percakapan salah satu grup WhatsApp yang menyebut dirinya menggunakan bantuan pemerintah sebagai alat kampanye. Menurutnya, informasi tersebut tidak berdasar dan jauh dari kebenaran.

“Penyampaian informasi terkait daftar penerima bantuan pangan (beras) semata-mata menjawab pertanyaan warga dalam kapasitas saya sebagai staf kelurahan. Itu hal yang lumrah sebagai bentuk pelayanan, bukan kampanye,” tegasnya.

Ia memastikan dirinya memahami aturan dan norma yang harus ditaati dalam pemilihan Ketua RT/RW. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjaga situasi agar tetap kondusif dan tidak ada yang dirugikan.

Baca Juga : Ketua Satgas Karang Taruna Sulsel Imbau Pemilihan RT/RW Bebas Politisasi dan Intervensi

“Mari semua calon menjaga kondusivitas pemilihan tanpa ada satu pun pihak yang disudutkan,” tutupnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tahapan pemilihan tetap berjalan sesuai jadwal dan akan digelar pada 3 Desember 2025. Pemilihan RT/RW serentak pertama kali ini akan menghadirkan kompetisi sehat antara 9.191 calon Ketua RT dan 2.169 calon Ketua RW, memperebutkan 6.027 kursi RT dan 1.005 kursi RW di 15 kecamatan se-Kota Makassar. (*)