MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Kegiatan yang berlangsung di aula rutan ini diikuti warga binaan muslim bersama jajaran petugas dalam suasana khidmat dan penuh makna.
Peringatan tersebut diisi dengan tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum refleksi diri serta meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak.
Baca Juga : Petugas Sigap, Rutan Kelas I Medan Gagalkan 6 Penyelundupan HP, Komitmen Zero Ponsel Dibuktikan
Dalam ceramahnya, ustadz pembina menyampaikan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan, kesabaran, dan harapan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
“Setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Momentum ini harus menjadi langkah awal menuju perubahan yang positif,” ujarnya.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Makassar, Angga Satrya, mengatakan kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan guna memperkuat mental dan spiritual warga binaan.
Baca Juga : Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan, Rutan Kelas I Makassar Terima Kunjungan Pengurus Gereja se-Kota
“Melalui peringatan ini, kami berharap warga binaan dapat mengambil hikmah dan menjadikannya bekal spiritual selama menjalani masa pembinaan, sehingga siap kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik,” jelasnya, Selasa (27/1/2026).
Rutan Kelas I Makassar berkomitmen terus menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek keagamaan dan moral, sebagai upaya membentuk pribadi warga binaan yang lebih sadar, produktif, dan berakhlak. (*)

