Karena Depresi, Wanita Ini Mencoba Bunuh Diri

SLEMAN, KORANMAKASSAR.COM — Diduga depresi, seorang wanita penghuni kos di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Namun, aksinya tersebut gagal lantaran korban tidak meningal dunia dan segera dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapat pertolongan.

Korban berinisial APA (36) warga Kendal Sekaran, Lamongan, Jawa Timur itu coba bunuh diri dengan cara melompat dari kamar lantai 2 kost di Condongcatur Depok Sleman pada Senin sekira pukul 08.55 WIB.

Baca Juga : Penyeberang Jalan Tewas Tertabrak di Jalan Magelang

“Dari keterangan salah satu penghuni kost bernisial WS (49) korban sudah 2 hari tidak bisa tidur (depresi). Pada Senin saksi sedang tidur di kamar tepat disebelah kamar korban. Saat itu ia mendengar suara orang jatuh lalu mencari dan menemukan korban sudah terjatuh diatas genteng rumah sebelah,” kata Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro Senin 27 April 2026

Argo melanjutkan, berdasar keterangan penjaga kos, berinisial M. (34) korban tadi malam tadi malam terlihat mondar-mandir naik turun tangga sambil bicara sendiri dan sholawatan.

“Pada pagi tadi penjaga itu hendak membersihkan sampah dan mendengar suara genting pecah. Setelah dicek, korban sudah tergeletak di atas genteng,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, lanjut Argo, korban mengalami patah pada pergelangan kaki kiri, lecet lutut kiri serta pelipis kiri dan dalam kondisi sadar.

Baca Juga : Terungkap! Kronologi Penemuan Mayat Kering dalam Mobil di Sleman, Diduga Tewas Sejak Sebulan Lalu

“Selanjutnya korban dibawa ke RS Panti Rapih,” terangnya.

Argo mengungkapkan, Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih pek jika melihat tetangga atau rekan yang menunjukkan gejala depresi, agar bisa merangkul mereka dan arahkan untuk mencari pertolongan profesional, serta Jangan membiarkan orang yang diduga Depresi sendirian.

“Jika Anda merasa dalam situasi darurat, putus asa, atau membutuhkan perlindungan segera, hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini aktif 24 jam, gratis, dan bebas pulsa. Petugas kami siap mendengar dan memberikan bantuan darurat,” pungkas Argo. (*)

Komentar