Teror Geng Motor di Bontoala, Warga Diserang Dini Hari, Pelaku Diduga Bawa Pistol

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Aksi kawanan geng motor kembali meresahkan warga Kota Makassar. Kali ini, serangan terjadi di permukiman warga di Jalan Langgau Lorong 8, Kelurahan Timongan Lompoa, Kecamatan Bontoala, pada Jumat (1/5/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV di lokasi kejadian. Dalam rekaman yang beredar, terlihat salah satu pelaku membawa benda yang diduga pistol dan sempat mengancam warga.

Ketua RW 5 Kelurahan Timongan Lompoa, Jamaluddin, mengungkapkan bahwa aksi serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam sepekan terakhir, kelompok geng motor disebut beberapa kali muncul dan mengganggu ketertiban warga.

“Selama satu minggu terakhir ini memang sering ada gerombolan motor yang datang. Tadi malam bahkan terjadi dua kali penyerangan, di dua titik berbeda,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Baca Juga : Resmob Polda Sulsel Ringkus 7 Anggota Geng Motor, Pelaku Penganiayaan Sadis di Makassar

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aksi tersebut menimbulkan ketakutan dan keresahan di tengah masyarakat. Warga pun mulai meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar patroli malam secara mandiri.

“Kami sudah berkoordinasi untuk melakukan patroli lingkungan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Bontoala, Kompol Andi Aris, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebenarnya telah rutin melakukan patroli di sejumlah titik rawan. Namun, serangan tetap terjadi sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WITA.

“Patroli sudah kami lakukan, tetapi tadi malam tetap terjadi penyerangan. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan awal, kelompok tersebut diduga berjumlah sekitar 20 orang yang berboncengan menggunakan sekitar 10 sepeda motor.

Baca Juga : Tim Trisula Polrestabes Makassar Bergerak Cepat, Geng Motor dan Pembuat Busur Dibekuk

Mereka awalnya diduga hendak melintas ke arah Tamajene, namun berhenti di lokasi setelah melihat aktivitas warga di sekitar warung.

Polisi juga tengah mendalami rekaman CCTV yang menunjukkan adanya pelaku membawa benda menyerupai senjata api, termasuk yang diduga airsoft gun.

“Kami bersama Satreskrim masih menyelidiki identitas pelaku serta memastikan jenis senjata yang digunakan, apakah asli atau tidak,” tambahnya.

Selain melakukan intimidasi, para pelaku juga terekam melakukan perusakan, termasuk menendang sepeda motor milik warga yang terparkir di sekitar lokasi.

Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan dan meningkatkan patroli guna mencegah aksi serupa kembali terjadi. (Firman Dhanie)

Komentar