JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM — PT Hutama Karya (Persero) resmi menerima Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi (PLF) Struktur Jembatan Musi V dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Sertifikat ini menjadi salah satu tahapan penting menuju penyelesaian dan pengoperasian Jalan Tol Palembang–Betung yang ditargetkan beroperasi akhir tahun 2026.
Sertifikat diserahkan Kepala Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus sekaligus Koordinator Sekretariat Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Armen Adekristi, kepada Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Penerbitan sertifikat dilakukan setelah Jembatan Musi V melalui serangkaian evaluasi teknis, termasuk uji beban statik dan dinamik serta pemeriksaan aspek keselamatan. Hasil evaluasi menyatakan struktur jembatan memenuhi persyaratan teknis dan laik difungsikan.
Baca Juga : Jelang HUT RI, Hutama Karya Percepat Pemulihan Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Armen mengatakan Jembatan Musi V merupakan salah satu infrastruktur strategis nasional. Untuk menjaga keandalan struktur, jembatan telah dilengkapi sensor pemantauan yang terintegrasi dengan dashboard monitoring dan akan dikembangkan menuju sistem command center sehingga kondisi jembatan dapat dipantau secara real time.
Sementara itu, Iwan Hermawan mengapresiasi dukungan Kementerian Pekerjaan Umum, KKJTJ dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek tersebut.
Menurutnya, sejak pembangunan kembali dilanjutkan Hutama Karya pada 2024, pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target. Struktur Jembatan Musi V telah rampung sejak akhir 2025 dan sebelumnya telah difungsikan secara terbatas untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode Natal-Tahun Baru dan Idulfitri.
Baca Juga : Hutama Karya Ungkap Cara Jitu Hindari Kecelakaan di Jalan Tol Permai
“Jalan Tol Palembang–Betung merupakan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. Kami optimistis ruas tol ini dapat beroperasi sesuai target akhir tahun ini sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Iwan.
Jembatan Musi V memiliki panjang 380 meter dengan bentang 100 meter–180 meter–100 meter dan melintasi Sungai Musi. Jembatan ini menjadi salah satu struktur utama Jalan Tol Palembang–Betung sepanjang 69,19 kilometer.
Hingga kini, progres konstruksi Tol Palembang–Betung telah mencapai 85,54 persen, sedangkan pembebasan lahan mencapai 88,43 persen. Ruas tol ini diharapkan memperkuat konektivitas di Sumatra Selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar mobilitas masyarakat. (*)

