Kata dia, sebagai seorang motivator, tidak pernah merasa ada pesaing. Aqua Dwipayana termasuk sosok yang langka. Dia sosok sipil yang memiliki banyak teman di Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. Terbukti, kedatangannya di Makassar justru untuk memenuhi undangan Mayjen TNI Andi Muhammad, Pangdam XIV Hasanuddin dan Irjen Pol. Nana Sudjana, Kapolda Sulsel untuk memberikan motivasi kepada jajaran instansi yang dipimpin keduanya.
“Ini juga sangat penting dalam mengembangkan suatu media dari sisi bisnis dalam kaitannya dengan menjadi mitra,” ujar ayah dua anak yang berkawan dengan mulai tamtama dan bintara hingga jenderal ini.
Dalam menjalin kemitraan dan jejaring, kita harus rendah hati. Mau menerima masukan dan kritikan. Dan, serahkan sesuatu kepada ahlinya. Selalu menjaga dan memelihara silaturahim dengan ikhlas.
“Jaga nama besar Pedoman Rakyat di Sulawesi Selatan ini,” imbuhnya.
Dalam mengembangkan suatu media, Aqua Dwipayana mengungkapkan tiga K yang harus diingat. Pertama, media harus kredibel. Harus memiliki kredibilitas. Jaga nama besar Pedoman Rakyat.
“Saya ini menganut jurnalisme damai (peace journalism). Bagaimana menjalin dan menciptakan teman sebanyak mungkin. Melalui teman-teman itu, saya kerap dibantu, Juga, hilangkan penyakit hati yang mungkin masih terjadi pada era media cetak,” ungkapnya.

