“Jurnalisme bukan hanya soal menulis berita, tetapi bagaimana menghadirkan informasi yang mencerdaskan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Seorang penulis harus menjunjung tinggi etika, fakta, dan tanggung jawab moral,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pengembangan literasi digital dan komunikasi publik, peserta juga diberi kesempatan praktik menulis berita secara langsung berdasarkan tema tertentu. Hasil tulisan kemudian dievaluasi agar peserta memahami teknik penulisan sesuai kaidah jurnalistik yang baik.
Baca Juga : UNIMEN Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Perdana di Enrekang, Siapkan Tenaga Profesional Bersertifikat
Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat hingga akhir acara. AR Learning Center berharap pelatihan jurnalistik dan kepenulisan ini dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan kemampuan literasi masyarakat Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan lahir generasi penulis dan jurnalis muda yang kreatif, profesional, serta mampu menghadirkan informasi yang sehat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat di era digital. (*)


Komentar