Di Hari Kemerdekaan, Lima Individu Orangutan Kembali ke Habitat

Lebih lanjut, Dadi menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pelepasliaran orangutan ini dan mengingatkan kembali peran penting orangutan di alam.

“Sebagai satwa yang dilindungi dengan status kritis, orangutan tidak hanya menjadi perhatian para pihak ditingkat nasional namun juga internasional, untuk itu perlu dukungan kita bersama dalam pelestariannya,” ujar Dadi.

Orangutan merupakan salah satu spesies kera besar yang keberadaannya sangat penting dalam menjaga keseimbangan dan kesehatan ekosistem. Keberadaan orangutan yang berhasil berkembang biak menjadi salah satu indikator kondisi hutan yang masih baik, tidak hanya untuk orangutan tapi juga satwa-satwa lainnya. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) merupakan satwa yang dilindungi UU No. 5 tahun 1990 dan masuk dalam redlist IUCN dengan status Critically endangered/ Kritis.

Kepala Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Agung Nugroho, mengatakan bahwa pelepasliaran ini adalah rangkaian kegiatan pelepasliaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) oleh Kementerian LHK yang mengangkat tema “Living in Harmony With Nature: Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”. Kegiatan pelepasliaran merupakan proses panjang yang dimulai dari penyelamatan/ rescue satwa dilanjutkan dengan proses rehabilitasi, kemudian pelepasliaran ke habitatnya dan monitoring berkala untuk memastikan satwa dapat hidup dan berkembangbiak agar dapat memenuhi fungsinya secara ekologi di alam.

Kawasan TANAKAYA dipilih sebagai lokasi pelepasliaran setelah melalui serangkaian kegiatan dan kajian, antara lain berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, jumlah dan jenis pohon pakan orangutan yang tersedia cukup tinggi dan kondisi habitat yang sesuai.

“Semua kegiatan dan kajian ini dilakukan untuk memastikan semua orangutan yang telah dilepasliarkan dapat hidup aman dan nyaman. Ketika pelepasliaran dilakukan bukan berarti kerja kita selesai. Tim monitoring yang melibatkan masyarakat setempat akan tetap bekerja untuk memastikan setiap orangutan yang dilepasliarkan dapat beradaptasi dengan habitat barunya dan terjaga dari gangguan. Harapannya, orangutan yang dilepaskan di dalam kawasan TANAKAYA ini mampu membentuk populasi baru dan mempertahankan eksistensi spesiesnya,” ucapnya.