Di Hari Kemerdekaan, Lima Individu Orangutan Kembali ke Habitat

Setelah diselamatkan, mereka menjalani proses rehabilitasi di Pusat Penyelamatan dan Konservasi Orangutan YIARI. Proses rehabilitasi yang cukup panjang ini tidak mudah dan bisa berlangsung lama tergantung kemampuan masing-masing individu.

Rehabilitasi ini diperlukan untuk mengembalikan sifat dan kemampuan alami orangutan untuk bertahan hidup di habitat aslinya. Di alam bebas, bayi orangutan akan tinggal bersama induknya sampai usia 7-8 tahun untuk belajar dari induknya bagaimana bertahan hidup di alam sebagai orangutan. Karena bayi orangutan ini dipaksa berpisah dengan induknya untuk dijadikan peliharaan, bayi orangutan ini kehilangan kesempatan untuk menguasai kemampuan bertahan hidupnya.

baca juga : Bayi Orangutan Lahir di GL Zoo Yogyakarta

Perjalanan menuju titik pelepasan di kawasan TANAKAYA ini memerlukan waktu tempuh yang cukup panjang. Perjalanan dimulai dengan menempuh perjalanan darat dari Kabupaten Ketapang menuju Kabupaten Melawi sejauh kurang lebih 700 kilometer dan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan perahu mesin dan berjalan kaki selama kurang lebih 4-6 jam menuju titik pelepasan.

Setelah pelepasliaran secara simbolis pada hari ini, kelima individu ini akan tiba dan menghuni rumah barunya di kawasan TANAKAYA pada tanggal 19 Agustus 2021 bertepatan dengan Hari Orangutan Internasional.