Festival Iklim 2020 Dorong Penguatan dan Pelaksanaan Aksi Nyata Mitigasi dan Adaptasi dalam Pengendalian Perubahan Iklim

Dalam NDC, Indonesia fokus mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di lima sektor yaitu hutan dan lahan termasuk gambut, limbah, energi dan transportasi, industri serta pertanian. Sebagai National Focal Point (NFP) to the United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), Kementerian LHK mengkoordinasikan pelaksanaan NDC oleh 5 Kementerian/Lembaga baik di tingkat pusat maupun daerah. Pelaksanaan NDC bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat, serta mitra pembangunan yang menjadi bagian penting dari keseluruhan implementasi kebijakan perubahan iklim di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI), Kementerian LHK, Ruandha A. Sugardiman pada laporannya kepada Wamen LHK menyampaikan bahwa, Festival Iklim 2020 akan menampilkan serangkaian webinar dan pameran virtual yang mengusung beragam topik seputar mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

baca juga : KLHK Gelar Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Secara Virtual

Festival ini juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi melalui berbagai kompetisi menarik, seperti kompetisi gerakan nol emisi, lomba foto dan video, apresiasi kampung iklim dan masih banyak lagi, untuk merayakan kreatifitas segenap komponen masyarakat dalam menciptakan inisiatif-inisiatif kegiatan mitigasi dan adaptasi.

Ruandha menyampaikan, penyelenggaraan Festival Iklim 2020 ini turut didukung oleh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH atas nama Kementerian Federal Jerman untuk Lingkungan Hidup, Konservasi Alam dan Keamanan Nuklir dan Global Green Growth Institute (GGGI).

Ruandha mengharapkan, kerjasama bilateral dan multilateral semakin meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap isu-isu perubahan iklim sehingga semakin banyak pula komponen masyarakat yang turut berperan aktif dalam mewujudkan komitmen dan target pengendalian perubahan iklim nasional.(*)