Genjot Kebersihan hingga Perbatasan, Manggala Angkut 10 Truk Sampah dan Perkuat Kolaborasi dengan Gowa

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan menyasar titik-titik rawan, termasuk wilayah perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.

Camat Manggala, Ahmad, menegaskan bahwa kebersihan menjadi tanggung jawab bersama dan merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Makassar.

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari kerja bakti rutin, pembersihan drainase, hingga penanganan sampah di kawasan rawan.

Salah satu fokus penanganan berada di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Tamangapa dan Bangkala, yang kerap dipenuhi tumpukan sampah dan berpotensi mencemari aliran hingga Waduk Pampang.

Baca Juga : Jalan Alternatif Leimena Dikebut, Pemkot Makassar–Kalla Land Target Rampung Tahun Ini untuk Urai Macet Antang–Manggala

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kecamatan Manggala menjalin koordinasi lintas wilayah dengan Kelurahan Pacinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Kerja sama ini diwujudkan melalui aksi kerja bakti bersama.

“Hasilnya, sekitar 10 truk sampah berhasil diangkut dan lokasi kini sudah bersih,” ujar Ahmad.

Proses pembersihan juga didukung penggunaan alat berat berupa ekskavator, sehingga mempercepat penanganan dibandingkan metode manual.

Selain itu, Pemkot Makassar memberikan perhatian khusus bagi wilayah Manggala yang berbatasan langsung dengan kawasan TPA Tamangapa, termasuk program iuran sampah gratis dan rencana pengembangan fasilitas pengolahan sampah.

Di sisi lain, pemerintah kecamatan juga mulai menata pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik, seperti di Jalan Tamangapa, dengan pendekatan persuasif dan bertahap.

baca juga : Polisi Bubarkan Pesta Miras Berisik di Manggala, Pemilik Lapak Diamankan

Tak hanya itu, keluhan warga terkait kontainer sampah di Jalan Kecaping Raya yang mengganggu lalu lintas juga ditindaklanjuti. Pihak kecamatan telah menginstruksikan pemindahan kontainer ke lokasi yang lebih tepat.

“Kami tidak tinggal diam. Semua persoalan kita tangani bertahap dengan pendekatan humanis dan kolaboratif,” tegas Ahmad.

Melalui langkah ini, Kecamatan Manggala berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi lintas wilayah dalam penanganan sampah. (*)