oleh

Hasil Survei PT. Parameter Publik Indonesia,Deng Ical Berpotensi kalahkan Danny

KORANMAKASSAR.COM—Tren elektabilitas Moh Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal hanya selisih 11 persen. Data itu, di keluarkan oleh Lembaga survei Parameter Publik Indonesia.

Kendati Danny Pamanto atau lebih dikenal dengan sebutan DP, sedang Syamsu Rizal pada posisi kedua, namun belum aman bagi DP. Hal itu diungkapkan, Direktur Eksekutif PT Parameter Publik Indonesia Ras MD.

“Posisi Danny Pomanto dengan Deng Ical selisihnya 11 persen. Meski posisinya teratas, tapi posisi Danny Pomanto belum aman,” terangnya.

Lebih lanjut, Hasil survei yang dilakukan Parameter Publik Indonesia pada tanggal 1 sampai 6 Februari menunjukkan empat bakal calon terkuat, dan menunjukkan adanya kenaikan elektabilitas setiap calon.

Empat bakal calon tersebut adalah Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Munafri Arifuddin, dan Irman Yasin Limpo. Jika dibandingkan dengan hasil survei yang dilakukan oleh Parameter pada Agustus 2019 lalu, empat tokoh tersebut menunjukkan ada kenaikan tren elektabilitas.

Misalnya kenaikan tren elektabilitas Moh Ramdhan Pomanto misalnya, pada Agustus lalu berada di posisi 33,0 persen, dan posisi pada Februari ini naik hanya satu persen atau 34,0 persen.

Untuk Syamsu Rizal atau Deng Ical, tren elektabikitasnya naik sekitar 3,40 persen. Pada agustus lalu 20 persen dan Februari ini sudah di posisi 23,4 persen.

Baca Juga : Hari Terakhir Penjaringan Deng Ical Orang Pertama Ambil Formulir di Kantor PPP

Lalu elektabilitas Munafri Arifuddin juga menunjukkan kenaikan sekitar 4,40 persen. Di mana pada Agustus lalu CEO PSM Makassar itu berada di posisi 6 persen, dan saat ini sudah di angka 10,4 persen.

Yang terakhir Irman Yasin Limpo, saat ini elektabilitasnya di angka 10 persen, naik 2,40 persen dari hasil survei pada Agustus 2019 yang lalu, di mana angka elektabilitas adik kandung Mentan itu 7,60 persen.

“Pihaknya sendiri mengunakan Metodelogi multistage random sampling dengan melibatkan 440 responden. Margin of errornya 4,8% dengan angkat kepercayaan di atas 95%,” tutupnya.

Loading...