KORANMAKASSAR.COM — Hidjaz Study Club Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar dialog publik dengan tema mekanisme “Pilkada Serentak Ditengah Pandemi COVID-19” di warkop CCR jalan Toddopuli Raya Timur No. A3 Makassar, Senin (07/09/20) siang.
“Banyaknya timbul pertanyaan dalam masyarakat pilkada serentak dalam pandemi COVID-19 dalam situasi yang sekarang ini tercatat sampai sekarang ini Makassar masih tergolong dalam zona merah,” ujar Alam, Ketua Hidjaz SC FH UMI.

Sementara itu, Muh Arsi mengatakan, untuk sementara ini tahap pemeriksaan kesehatan bagi Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Makassar ,sebenarnya sudah melakukan sosialisasi dari beberapa hari yang lalu sebelum pendaftaran bagi Bapaslon.
“Seperti dari relawan demokrasi yang turun ke masyarakat mulai dari tingkat kecamatan dan kelurahan, di kantor KPU sudah melakukan protokol kesehatan dan dari aparat sudah di kerahkan tiga ring dari TNI dan Polri, untuk masuk di kantor KPU sudah diberi tanda atau id card yang boleh masuk ke kantor KPU Makassar,” jelasnya.
baca juga : IDI Ingatkan KPU dan Bawaslu Kota Makassar Jangan Sampai Ada Klaster Baru
Dialog yang dihadiri dengan beberapa narasumber seperti Ketua komite young lawyers Makassar, Andi Jaya Adiputra, Ketua KPU Makassar, M Farild Wajid diwakili Staf Hukum dan Pengawasan KPU Kota Makassar Muh Arsi, Kapolsek Panakukkang, Kompol Jamal Fathur, Danramil 1408-10 Panakukkang, Mayor ARH Agus Rohmad, Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Makassar, Hafid dan di hadiri para senior dan dari anggota Hidjaz Study Club FH UMI.
Dhany

