MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Kasus pengeroyokan yang menewaskan siswa kelas 6 SDN Maccini 1, Muh. Raja alias Afnan, terus bergulir setelah orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polrestabes Makassar pada Jumat, 30 Mei 2025.
Kanit I SPKT Polrestabes Makassar, Iptu Ismail, mengatakan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Makassar.
“Setelah menerima laporannya, saya langsung menginstruksikan anggota untuk segera diproses oleh Satreskrim agar dapat ditangani sesegera mungkin,” jelasnya, Senin (2/6/25).

Namun, saat dikonfirmasi ke Satreskrim Polrestabes Makassar, media diarahkan ke Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, yang belum bisa memberikan keterangan karena belum menerima laporan dari Satreskrim terkait kasus ini.
Menurut ayah korban, Ichal, kasus ini berawal dari perkelahian antara korban dengan sesama siswa di kompleks SDN Maccini pada awal Mei 2025.
baca juga : Siswa SDN Maccini 1 Meninggal Dunia Setelah Dikeroyok 3 Orang di Depan Sekolah
Pihak sekolah melakukan mediasi, namun korban kembali menjadi korban pengeroyokan pada 14 Mei 2025 dan meninggal dunia pada 30 Mei 2025.
Ibu korban, Katrina, menyebutkan bahwa anaknya bukan hanya dikeroyok 3 orang, tapi lebih, dan ada orang tua pelaku yang ikut memukul anaknya.
Ia juga menambahkan bahwa wali kelas anaknya, Astiana, tahu orang tua pelaku, namun tidak merealisasikan janji mediasi. Astiana dan Kepala Sekolah SDN Maccini 2, Muhlis, tidak memberikan keterangan saat dihubungi. (*)

