Upaya ini semata-mata untuk menciptakan badan peradilan Indonesia yang agung yang dimaknai dengan peradilan modern berbasis IT.
Dia mencontohkan, jika selama ini seseorang melakukan Kasasi atau PK yang akan mengirim banyak berkas ke Mahkamah Agung dengan memakan banyak biaya, dan risiko lainnya maka dengan berbasis IT hal itu sudah bisa diminimalisir.
“Dengan berlakunya IT, maka hanya satu kali tombol saja berkas itu sudah masuk ke Mahkamah Agung,” ucapnya.
Inilah, sambung dia, sebagai langkah PTSP memberikan pelayanan prima yang transparan, akuntabel dan zero KKN.

Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menyambut baik kolaborasi Pemkot dengan peradilan.
Sebelumnya, pihaknya juga siap mengakomodasi pelayanan publik bagi Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas 1A Khusus di Makassar Government Center (MGC) pada 2023.
MGC yang direncanakan tuntas pembangunannya 2023 nanti ini bakal memberikan ruang (space) untuk PN Makassar dalam menunjang pelayanan masyarakat di Makassar.
baca juga : Agusaryanto Lolos Paskibraka Tingkat Nasional Wakili Sulsel, Walikota Makassar: Fokus!
“Kami sangat bersyukur sekali karena kami lagi bangun namanya Makassar Government Center. Di situ nanti ada Mal Pelayanan Publik (MPP), Mal Inovasi, Mal Investasi hingga Mal UMKM. Jadi nanti kita siapkan ruang juga buat Pengadilan Negeri Makassar,” kata Danny saat menerima Audiensi Ketua PN Makassar Kelas 1A Khusus, beberapa waktu lalu.
Ruang yang disiapkan itu, jelas dia, mirip dengan beberapa OPD lainnya yang beroperasi di sana, seperti Disdukcapil. “Jadi full pelayan di sana, yang berhubungan dengan pelayanan disatukan semua, tidak ada pisah-pisah,” ucapnya. (*)

