KORANMAKASSAR.COM — Menghadapi cuaca ekstrim di awal tahun 2020, PMI Kota Makassar melaksanakan perekrutan dan orientasi Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) angkatan 11 serta persiapan tanggap darurat jika terjadi bencana.
Dr. Syamsu Rizal Ketua PMI Kota Makassar mengecek langsung kesiapan para unit penanggulangan bencana PMI Kota Makassar sebagai upaya penanggulangan cuaca ekstrim akhir-akhir ini.
“Saya sudah cek kesiapannya anggota dan relawan PMI Kota Makassar, Insya Allah kita siap kalau ada bencana, tapi kita doakan tidak terjadi apa-apa” kata Deng Ical disela-sela acara perekrutan dan orientasi Sibat angkatan II PMI Kota Makassar, ahad (12/1/2020).

Sementara Syamsul Bahri selaku staf bidang kesehatan PMI Kota Makassar menerangkan persiapan yang sudah dilakukan, berdasarkan instruksi Ketua PMI Kota Makassar.
“Sebelumnya kami sudah apel siaga di Lapangan karebosi bersama dengan Pemerintah Provinsi dan Kota dalam menghadapi kemungkinan bencana, ujar Syamsul.
Mengenai persiapan PMI Kota Makassar Syamsul Bahri menambahkan, “Kami dari pihak PMI Kota Makassar akan melibatkan 20 korps sukarelawan yang terdiri unsur kampus, unit KSR dan unsur relawan yang ada.
“Teknisnya kami akan mengaktifkan beberapa layanan seperti aktivasi layanan pendataan korban, pendirian shelter pengungsian, layanan dapur umum dan layanan kesehatan”, terang Syamsul Bahri.
baca juga : ARA Akui Kualitas Deng Ical, Demokrat Tahu Cara Menang di Pilkada
Kota Makassar, merupakan salah satu wilayah di Sulawesi selatan yang dianggap cukup rawan untuk beberapa jenis bencana dan musibah antara lain banjir, angin kencang, kekeringan, kebakaran dan lain lain.
Sebagai ibu kota provinsi dengan berbagai permasalahan di dalamnya, maka Palang Merah Indonesia Kota Makassar mengambil bagian dalam upaya memberikan pengetahuan kepalangmerahan, penanggulangan dan pengurangan risiko bencana kepada masyarakat dengan membentuk kelompok terlatih yang dinamakan Tim Sibat (Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat). (*)

