oleh

Mattoanging Tidak Miliki Kelayakan, PSM Jadi Tim Musafir?

KORANMAKASSAR.COM — Liga 1 2020 akan kembali hadir, dan PSM Makassar akan menjamu PSS Sleman di Mattoangin, Minggu (1/3) mendatang. Namun kelayakan stadion yang diresmikan tahun 1957 ini masih dipertanyakan.

Dalam sidak yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyatakan bahwa stadion yang bersengketa ini masih harus banyak dibenahi jika PSM tidak ingin menjadi klub musafir.

Somad yang ditunjuk PT LIB untuk menyidak Stadion Mattoangin mengatakan bahwa ruang ganti memiliki kelengkapan yang sudah cukup.

“Hanya saja, masih ada beberapa fasilitas pendukung yang tak berfungsi,” ujar Somad, Minggu (16/2/).

Somad menambahkan bahwa pihak PSM harus menjaga kebersihan stadion walaupun kompetisi belum dimulai. Selain kebersihan, Somad meminta untuk lebih memperhatikan ruangan medis, wasit, pengawas pertandingan, broadcaster dsb.

Baca juga: Asa PSM di Penyisihan Grup AFC Cup

Jika kelengkapan tersebut tidak bisa dirampungkan PSM Makassar, maka klub kebanggaan kota Makassar tersebut kemungkinan akan menjadi tim musafir di dua kompetisi yang berbeda.

“Harapan PT LIB, tentu jangan sampai PSM dan klib lain juga tidak bermain di rumahnya. Agar kiranya pecinta sepakbola di Makassar bisa menikmati laga kandang PSM di Mattoangin,” harap Somad.

Manajemen PSM harus belajar dari keikutsertaan dalam AFC Cup 2020 yang menjadikan Juku Eja harus menjadi tim musafir. Hal ini membuat pendapatan menurun drastis.

PT LIB rencananya akan merampungkan verifikasi terhadap 18 stadion milik klub peserta Liga 1 2020 pada 24 Februari mendatang. Setelah itu, mereka akan menentukan kelayakan seluruh venue untuk menggelar laga, termasuk Stadion Mattoangin, Makassar.

(Gara)

Loading...