Program BAZNAS Zakat Uang Panaik, Walikota Makassar Beri Support

“Saya kira kalau orang yang betul betul paham agama, tentunya selalu berzakat. Hanya saja, memang perlu adanya sosialisasi. Apalagi, zakat itu juga dapat mencegah kejahatan. Dan, yang lebih penting, dnegan zakat maka masyarakat akan memperoleh perlindungan dariAllah, ekonomi ummat semakin membaik dan kuat. Bahkan ummat akan ada ketahanan dan ketangguhan menghadapi begitu banyak masalah di kemudian hari,” urai Danny, seraya menambahkan, BAZANAS Makasar juga menggandeng para RT dan RW, seraya menambahkan, jika seseorang berkeinginan mendapatkan banyak rezeki, maka setidaknya usai shalat subuh dapat menyisihkan sebagian rezekinya, sekalipun hanya satu rupiah.

Di bagian lain Danny meminta BAZNAS Kota Makassar untuk terus membumikan keutamaan berzakat. Paling tidak, berjuang menanamkan budaya berzakat untuk seluruh ummat Islam. Tidak lain karena, budaya berzakat itu banyak manfaat yang bisa dipetik.

Mulai dari perlindungan dari Allah, ekonomi ummat menjadi kuat, dan Insya Allah ummat mempunyai ketahanan dan ketangguhan menghadapi masalah di kemudian hari. Islam yang rahmatan lil alamin.

Walikota Makassar

Pernyataan senada dikemukakan,  H.Ashar Tamanggong. Alumni Fakultas Tarbiyah UMI Makassar ini menambahkan, tak dinafikan, dalam ranah praktek dan kenyataan, upaya melaksanakan budaya berzakat tentunya  dibarengi dengan niat ikhlas, tekad yang kuat, komitmen, konsisten dan  dibarengi amanah. Insya Allah dampak positif dapat diarasakan tatkala budaya zakat sudah tertanam kuat dalam diri setiap individu.

Jika budaya zakat itu sudah berjalan, boleh jadi di Makassar sudah tidak lagi  mustahik, tetapi sudah menjadi muzakki (pemberi zakat). Cecara otomatis, terbentuk masyarakat yang saling empati, simpati, silih asah, silih asih, silih asuh, meningkatnya angka kesejahteraan masyarakat, tercapainya social society (masyarakat madani). Ashar Tamanggong menambahkan, saat ini, banyak masyarakat menaruh perhatian dan harapan ke BAZNAS Kota Makassar.

Makanya,  sekalipun baru dilantik pada 30 April 2021 oleh Walikota Makassar, namun kegiatan kegiatan yang dilakukakan jajarannya melebihi hari kerja.  Hari Sabtu dan Ahad misalnya dilakuklan aksi Bersih Bersih Masjid (BBM), serta penyaluran bantuan bulanan kepada kaum dhuafa.

baca juga : Silaturahmi dengan Baznas, KNPI Kota Makassar Siap Bersinergi

Hingga Desember  2021, BAZNAS Kota Makassar telah menyalurkan anggaran Rp26 miliar. Sedangkan tahun 2022 ini, akan lebih mengoptimalkan pengumpulan zakat. Target pengumpulan tahun ini lebih Rp80 miliar.

Salah satu program unggulan BAZNAS Kota Makassar adalah,  Bantuan Operasional Dhuafa Produktif kepada UMKM. “Bantuan modal kepada UMKM ini tentunya didahului asesmen oleh tim. Bantuan ini tanpa pengembalian, alias diberikan secara cuma cuma. Besarannya mulai Rp1 juta hingga Rp7 juta. BAZNAS melihat, kurang majunya para UMKM selain kurang memiliki kemampuan mengelola usaha, juga di antara pengusaha kecil ini sering menjatuhkan pilihan kepada rentenir.