PT Festival Delapan Indonesia Tegaskan Tak Kelola APBD di Event Makassar F8

Juga ada tiket yang harganya Rp500 ribu. Bisa digunakan selama tiga hari di panggung konser musik di area zona 2 anjungan pantai Losari.

“1,4 kilometer area yang kami kelola butuh banyak ongkos. Ada banyak yang kita tampilkan dan semua tidak gratis, boleh ditanyakan. Itu kami bayar,” pungkasnya Hilmy.

Meski berkolaborasi dengan Pemkot Makassar, PT Festival Delapan Indonesia tetap membayar pajak dan retribusi.

“Caranya kami cari uang itu dengan menjual tenant dan area, karena area pun kami bayar, pajak kami bayar. Jadi semua kami bayar,” sambungnya tegas.

Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muhammad Roem juga tegas bilang, pemerintah kota bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tetap memberikan dukungan penuh kepada PT Festival Delapan Indonesia.

Ada pun anggaran yang bersumber dari pemerintah yaitu publikasi tidak diserahkan atau dikelola langsung oleh PT Festival Delapan Indonesia. Seperti, supporting promosi atau publikasi kegiatan di beberapa media.

baca juga : Ketua DPRD Makassar : F8 Adalah Masa Depan Industri Kreatif

“Pemkot Makassar memberikan supporting dalam hal mempromosikan event F8. Terkhusus di acara pembukaan dan penutupan, selebihnya itu adalah anggaran yang memang dikelola oleh PT Festival Delapan dan kami tetap menarik retribusi pemakaian anjungan losari kepada PT Festival Delapan,” ungkap Roem.

“Posisi pemerintah di dalam F8 baik pusat mau pun daerah adalah supporting. pemerintah Pusat di sini adalah Kemenparekraf juga memberikan supporting dalam beberapa item kegiatan. Begitu pun dengan Pemkot Makassar memberikan supporting dalam hal mempromosikan F8,” tutupnya. (*)