GOWA, KORANMAKASSAR.COM — SAPMA Pemuda Pancasila Kabupaten Gowa mendesak Bupati Gowa mencopot Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala DPMPTSP menyusul meninggalnya seorang warga lanjut usia usai mengurus dokumen di Mall Pelayanan Publik (MPP).
SAPMA menilai peristiwa tersebut diduga akibat kelalaian sistem pelayanan yang tidak ramah terhadap kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Ketua SAPMA, Sigit, dalam keterangannya usai aksi, Jumat (6/2/26) menyebut pelayanan belum adaptif, pengawasan lemah, serta layanan daring belum efektif sehingga warga tetap harus datang langsung dan menunggu lama.
Baca Juga : Nahkodai DMI, Bupati Gowa Siap Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Umat dan Pembangunan Karakter
Selain itu, SAPMA menyoroti minimnya fasilitas khusus dan kurangnya sosialisasi layanan jemput bola bagi lansia dan disabilitas.
Mereka menegaskan pelayanan publik harus mengutamakan aspek keselamatan dan kemanusiaan.
SAPMA menuntut evaluasi total terhadap MPP, audit sistem pelayanan, penyediaan jalur khusus kelompok rentan, serta pencopotan pimpinan OPD terkait jika terbukti lalai.
“Jangan sampai ada korban berikutnya. Pemerintah harus bertanggung jawab dan segera berbenah,” tegas Sigit. (*)

