Semangat Kartini, Pertamina Perkuat Ribuan Wirausaha Perempuan Lewat Program PFpreneur

JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM — Dalam momentum Hari Kartini, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui penguatan kapasitas wirausaha.

Sebanyak 3.489 pelaku UMKM perempuan dari seluruh Indonesia mengikuti program pendampingan kewirausahaan PFpreneur secara daring, Selasa (21/4/2026).

Peserta yang terlibat merupakan wirausaha perempuan ultra mikro hingga usaha kecil yang telah lolos seleksi administrasi dan kini memasuki tahap pra-kurasi.

Pada fase awal ini, mereka dibekali pemahaman dasar mengenai peran sebagai founder, karakteristik pelanggan, hingga nilai produk atau usaha yang dijalankan.

Baca Juga : Patra Logistik Luncurkan Road Traffic Controller untuk Perkuat Kendali Distribusi BBM dan LPG di Jatim

Program PFpreneur sendiri memiliki empat tahapan pembinaan, yakni pra-kurasi, kurasi 1, kurasi 2, dan kurasi final. Seluruh proses pembelajaran dilakukan melalui platform e-learning PFseries yang dilengkapi dengan pre-test, post-test, serta penugasan untuk memperkuat fondasi bisnis peserta.

Kurikulum yang diterapkan disusun secara komprehensif, mencakup penguatan mindset kewirausahaan, analisis pasar, pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan, strategi pemasaran, hingga peningkatan kapasitas digital.

Manager SMEPP Pertamina, Fety, menjelaskan bahwa PFpreneur merupakan pintu awal pembinaan UMKM dalam ekosistem Pertamina sebelum peserta melanjutkan ke program lanjutan seperti UMK Academy dan Pertapreneur Aggregator.

“Wirausaha perempuan adalah sosok Kartini masa kini yang berperan penting dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Melalui PFpreneur, kami ingin memperkuat fondasi mereka agar siap naik ke tahap pembinaan berikutnya,” ujarnya.

Sejak diinisiasi pada 2020, PFpreneur telah mendampingi lebih dari 6.300 UMKM perempuan dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, hingga agribisnis.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Apresiasi Polri atas Komitmen Penegakan Hukum ke Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi

Salah satu kisah sukses datang dari Sofyani Mirah, pendiri usaha olahan pisang Bananania asal Yogyakarta. Berawal dari peserta PFpreneur, ia berhasil menembus pasar internasional, mengikuti Trade Expo Indonesia, menjalin kerja sama dengan buyer dari China dan Kanada, hingga meraih Platinum Award Bina Mitra UMKM 2025.

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menegaskan bahwa PFpreneur bukan sekadar program pelatihan, melainkan ekosistem pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan.

“Program ini dirancang agar perempuan pelaku usaha bisa mandiri, menginspirasi, dan memberi dampak ekonomi. Ini adalah wujud komitmen Pertamina sebagai energi penggerak keberdayaan perempuan Indonesia,” tutupnya. (*)

Komentar