UNM Perkuat Kompetensi Guru Matematika Gowa Lewat Pelatihan TPACK

GOWA, KORANMAKASSAR.COM – Tim dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) bagi guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika Kabupaten Gowa.

Pelatihan yang berlangsung pada 18–19 Juni 2026 di SMKN 4 Gowa ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi, strategi pembelajaran, dan materi ajar guna menciptakan proses belajar matematika yang lebih inovatif, interaktif, dan kontekstual.

Kegiatan dipimpin oleh Ayu Rahayu, M.Sc., bersama anggota tim Dr. Jafar, M.Pd., dan Mar Athul Wazithah T., S.Pd., M.Pd. Pelatihan juga menghadirkan narasumber Fauziyyah Alimuddin, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Sutamrin, M.Pd., yang membekali peserta dengan teori sekaligus praktik penerapan TPACK di kelas.

Baca Juga ; Semarak PPKn UNM 2026: Gaungkan Toleransi, Satukan Mahasiswa Lewat Seni dan Keberagaman

Selama pelatihan, para guru berlatih mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, mulai dari media visualisasi geometri, simulasi grafik fungsi, hingga pembuatan kuis interaktif yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.

Peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Salah seorang guru matematika, Zaenab, mengaku pelatihan sangat bermanfaat karena materi yang diberikan langsung dipraktikkan sehingga mudah diterapkan di sekolah.

“Kami berharap kerja sama antara MGMP Matematika Gowa dan UNM terus berlanjut melalui pelatihan-pelatihan serupa, mengingat perkembangan teknologi pendidikan berlangsung sangat cepat,” ujarnya.

Baca Juga : INVE25 SIMETRIA Menggema di Makassar, Mahasiswa Matematika UNM Tampilkan Harmoni Kreativitas dan Kebersamaan

Tim pelaksana berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kompetensi digital guru sehingga berdampak pada kualitas pembelajaran matematika di sekolah.

Melalui penguatan TPACK, guru diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan matematis, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi di era digital.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus komitmen Universitas Negeri Makassar dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan. (*)