KORANMAKASSAR.COM—Indonesia akan memasuki fase bonus demografi dimana jumlah penduduk usia produktif akan lebih banyak jumlahnya dari pada penduduk dengan usia tidak produktif. Jumlah usia produktif diperkirakan akan mencapai 64% atau sekitar 273 juta jiwa. Kondisi ini dapat menjadi hal yang positif buat bangsa ini, namun dapat punya menjadi hal yang negatif bila tidak dipersiapkan sejak dari saat ini.
Dengan perkembangan teknologi yang ada menuntut seluruh daerah di Indonesia untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi tersebut termasuk kota Makassar, sebagai Kota megapolitan yang menjadi gerbang perekonomian Indonesia Bagian Timur, posisi Kota Makassar sangatlah strategis, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik untuk dapat menjawab tantangan bonus demografi kedepan.
Baca Juga : Bertepatan dengan Milad 73 HMI, Sekjen PB HMI Lantik Pengurus HMI MPO Cabang Makassar
Menurut Andi Zunnun NH, salah satu yang menjadi hal penting untuk menghadapi bonus demografi kedepan adalah dengan mempersiapkan dengan baik sumber daya pemuda yg kompeten. “Untuk menghadapi bonus demografi, kita harus fokus mempersiapkan sdm pemuda yang kompeten”, ujar bakal calon walikota Makassar ini saat dihubungi via telephone (15/02/2020)
Pengembangan program peningkatan kapasitas dan kualitas pemuda seperti kewirausahaan dan penguasaan teknologi informasi yang dapat menciptakan ruang-ruang produktif sehingga dapat menghadirkan lapangan kerja yang banyak kepada masyarakat khususnya kepada pemuda”, kita harus hadirkan program kewirausahaan dan penguasaan teknologi informasi kepada pemuda sehingga bisa hadir lapangan kerja baru untuk masyarakat makassar khususnya pemuda, makassar harus dipersiapkan dengan baik dan kami siap untuk itu”, tambah putra sulung NH ketua Golkar Sulsel.
Nama Andi Zunnun belakang sangat santer akan ikut betarung pada pilkada walikota Makassar, bahkan dibeberapa pemberitaan namanya telah disandingkan dengan beberapa nama lainnya untuk berpaket di pilkada walikota Makassar.(*)

