KONI Makassar Siapkan Hadiah Beasiswa untuk Atlet ke Luar Negeri

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Ahmad Susanto, mengumumkan adanya hadiah istimewa pada acara penutupan Porkot ke VIII Makassar 2023, yang akan dilaksanakan pada Minggu, 29 Oktober, di Anjungan Pantai Losari.

Pernyataan ini disampaikan Ahmad Susanto saat menutup kompetisi cabang olahraga panjat tebing di Lapangan Hertasning, Senin (23/10/2023) malam.

Meskipun cabang olahraga panjat tebing telah selesai, Ketua KONI Makassar mengundang semua orang untuk turut serta dalam meramaikan kegiatan yang difokuskan di Anjungan Pantai Losari sebagai bagian dari rangkaian Pekan Olahraga Kota.

Ahmad Susanto menyatakan bahwa mulai hari Selasa, 24 Oktober, semua kegiatan akan difokuskan di Anjungan Pantai Losari.

“Pada hari ini, sudah ada kampung atlet yang kegiatannya difokuskan di Anjungan Pantai Losari, termasuk pertandingan dari tujuh cabang olahraga juga ada di sana,” kata Ahmad Susanto.

Bukan hanya itu, Ahmad Susanto juga mengungkapkan bahwa di Anjungan Pantai Losari akan ada kegiatan pameran cabang olahraga, pameran teknologi olahraga, talk show, dan kelas inspirasi dari atlet.

baca juga : Ketua KONI Ikuti Kompetisi Panjat Tebing di Wall FPTI Makassar

“Kelas inspirasi ditargetkan untuk program One Sport One Student, nanti siswa SD dan SMP secara bergantian akan masuk ke kelas inspirasi,” tambah Ahmad Susanto.

Sebelum mengakhiri sambutannya di depan para atlet panjat tebing, Ahmad Susanto berharap bahwa semua orang telah mendapatkan kupon undian jalan santai yang akan diadakan pada penutupan Porkot Makassar 2023.

Ahmad Susanto juga mengajak teman-teman dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dan para atlet untuk ikut meramaikan kegiatan di Anjungan Pantai Losari, terutama pada tanggal 29 Oktober saat penutupan dengan jalan santai.

“Semoga kuponnya bisa diambil, hadiah utama berupa paket umroh, motor, dan lainnya. Namun, yang istimewa adalah persiapan kami untuk memberikan satu paket utama, yaitu Beasiswa untuk studi di luar negeri,” ucap Ahmad Susanto. (*)