LUWU, KORANMAKASSAR.COM — Presidium Nasional Forum Politisi Muda Indonesia menyatakan sikap tegas terhadap sejumlah aksi demonstrasi di wilayah Luwu Raya yang dinilai mengganggu ketertiban umum, khususnya aksi penutupan akses jalan selama beberapa hari hingga berdampak pada aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Melalui ketuanya, Adri Irawan Mus, forum tersebut menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi merupakan hak konstitusional warga negara. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengedepankan hukum, etika, serta kepentingan publik.
“Kami menolak cara-cara demonstrasi yang mengarah pada provokasi, anarkisme, atau tindakan yang merugikan masyarakat, termasuk blokade jalan yang menghambat aktivitas warga,” tegas Adri, senin (26/1).
Baca Juga : HJL–HPRL 2026, KKLR Tegaskan Komitmen Perjuangan Provinsi Luwu Raya
Menurutnya, situasi Luwu Raya membutuhkan kondisi yang kondusif demi menjaga stabilitas sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, setiap perbedaan pandangan sebaiknya disalurkan melalui dialog, musyawarah, dan mekanisme konstitusional.
Forum Politisi Muda Indonesia juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor dalam menyampaikan aspirasi secara santun, cerdas, dan bertanggung jawab, tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat luas.
“Perjuangan aspirasi hari ini harus mencerminkan kedewasaan berdemokrasi, bukan dengan cara-cara yang merusak ketertiban,” tambahnya.
Adri turut mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Baca Juga : Malam Ramah Tamah WTL, Momentum Perjuangan DOB Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya
Aturan tersebut menjamin hak warga untuk berunjuk rasa, namun tetap mewajibkan menjaga ketertiban, menghormati hak orang lain, serta mematuhi ketentuan waktu dan tempat pelaksanaan aksi.
Pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri, mengutamakan komunikasi yang sehat, serta tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan tertentu yang berpotensi merugikan daerah.
“Tujuan kita sama, membangun Luwu Raya yang aman, damai, dan maju,” pungkas Adri. (*)

