MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Kepengurusan baru masa bakti 2025–2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, , di Ballroom Sandeq A Hotel Claro Makassar, Jumat (8/5/2026).
Di bawah kepemimpinan , KONI Sulsel kini mengusung misi besar mengembalikan kejayaan olahraga Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Darmawangsyah menegaskan target utama kepengurusannya adalah membawa Sulsel kembali masuk jajaran elit olahraga nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di NTT-NTB.
“Target kita di PON 2028 adalah menembus 10 besar nasional. Ini membutuhkan kerja keras, pembinaan yang terukur, dan kolaborasi semua pihak,” ujar Darmawangsyah yang juga menjabat Wakil Bupati Gowa.
Baca Juga : DPRD dan Dispora Bone Kunker ke KONI Sulsel, Matangkan Kesiapan Porprov XVIII 2026
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, optimistis target tersebut realistis mengingat Sulsel memiliki sejarah panjang sebagai salah satu lumbung atlet nasional.
Ia mengingatkan, Sulsel pernah menempati peringkat tujuh besar pada PON XVIII 2012 di Riau dengan raihan 19 medali emas.
“Sulawesi Selatan memiliki rekam jejak kuat dalam melahirkan atlet berprestasi. Potensi itu harus kembali dibangkitkan,” tegasnya.
Marciano juga menyoroti sejumlah atlet asal Sulsel yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, di antaranya , legenda panahan peraih medali Olimpiade, di cabang angkat besi, hingga pesepakbola nasional .
Selain itu, sejumlah atlet Sulsel juga sukses mencetak prestasi pada SEA Games 2025, termasuk Andi Try Sandi Saputra, Rusdi dari cabang sepak takraw, serta Nawrah Qanitah Zhafirah di cabang renang artistik.
Baca Juga : PORDI Sulsel Bahas Keikutsertaan di Porprov XVIII Wajo-Bone Bersama KONI Sulsel
Meski kaya talenta, performa Sulsel dalam beberapa ajang terakhir mengalami penurunan. Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, Sulsel berada di peringkat 16 nasional. Posisi serupa juga terjadi pada PON Bela Diri 2025 di Kudus.
Menanggapi hal tersebut, Marciano menekankan pentingnya pembenahan tata kelola organisasi dan sistem pembinaan atlet.
“Tata kelola organisasi harus menjadi prioritas. Dengan akuntabilitas dan kerja sama yang baik, prestasi olahraga Sulsel bisa kembali bangkit,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh program KONI Sulsel menuju PON 2028.
“Pemprov Sulsel siap mendukung persiapan menuju PON XXII 2028 dan berbagai agenda olahraga lainnya demi mengembalikan prestasi olahraga Sulawesi Selatan,” ujarnya. (*)


Komentar