Humanis dan Penuh Empati, Aksi Cleaning Service RSUD Daya Makassar Tuai Pujian Warganet

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Pelayanan di RSUD Daya Makassar kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, bukan hanya karena layanan medisnya, tetapi juga ketulusan para petugas kebersihan atau cleaning service yang menunjukkan kepedulian terhadap pasien.

Aksi para petugas tersebut bahkan viral di media sosial setelah terlihat membantu dan mendampingi pasien yang datang tanpa keluarga di ruang perawatan.

Di balik tugas menjaga kebersihan rumah sakit, para cleaning service RSUD Daya dinilai menghadirkan sisi kemanusiaan yang menyentuh.

Mereka tidak hanya memastikan lingkungan rumah sakit tetap bersih dan nyaman, tetapi juga sigap membantu pasien yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.

Tanpa diminta, para petugas turut membantu kebutuhan dasar pasien hingga memastikan mereka tidak merasa sendirian selama menjalani perawatan.

Baca Juga : Bersama Kemenkes, Wakil Wali Kota Makassar Dorong Modernisasi Layanan Kesehatan di RSUD Daya

Penjabat Humas dan Pemasaran RSUD Daya Makassar, Wisnu Maulana, mengatakan budaya pelayanan di rumah sakit memang dibangun dengan mengedepankan empati dan kepedulian dari seluruh unsur pegawai, bukan hanya tenaga medis.

“Pelayanan bukan hanya tugas tenaga medis, tetapi tanggung jawab seluruh elemen rumah sakit. Empati dan kepedulian sudah menjadi bagian dari budaya kerja kami,” ujarnya, Selasa (5/5/26).

Dedikasi para petugas kebersihan tersebut menuai banyak apresiasi dari masyarakat. Warganet mengaku terharu melihat ketulusan para staf nonmedis yang bekerja dengan hati demi memberikan kenyamanan kepada pasien.

Sejumlah warga bahkan membagikan pengalaman serupa saat berkunjung ke RSUD Daya.

Baca Juga : Sentuhan Ramadan RSUD Daya: PPPK dan Direksi Turun Langsung Berbagi Takjil

Mereka menilai pelayanan rumah sakit milik Pemerintah Kota Makassar itu kini semakin humanis, responsif, dan ramah terhadap masyarakat.

Pihak RSUD Daya menegaskan bahwa pelayanan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh jajaran rumah sakit. Nilai empati, kepedulian, dan ketulusan terus ditanamkan kepada seluruh staf, mulai dari tenaga medis hingga petugas lapangan.

Dedikasi yang ditunjukkan para cleaning service ini pun dianggap menjadi wajah pelayanan publik yang lebih humanis di Kota Makassar, di mana setiap pasien berhak mendapatkan perhatian, pendampingan, dan penghargaan selama menjalani perawatan. (*)

Komentar