Usai Remaja Dikeroyok, Kini Anggota Polisi Jadi Korban Pemukulan di Klub Malam Hangout

TANJUNG PINANG, KORANMAKASSAR.COM —Seorang anggota polisi berinisial G yang bertugas di Polsek Bukit Bestari, Tanjungpinanng, Polda Kepri diduga menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan di Klub Malam (THM) Hangout yang berada di Jalan Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang.

Korban babak belur dan mengalami luka yang serius diwajahnya. Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Tanjungpinang setelah korban membuat laporan polisi terkait dugaan pengeroyokan yang dialaminya.

Diketahui, peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

“Pelapor ialah anggota Polresta Tanjungpinang, sedangkan terlapor ialah pihak dari manajemen Hangout,” kata Wamilik, Jumat 29 Mei 2026.

Baca Juga : Viral, Diduga EVP PLN Otak Pengeroyokan dan Penganiayaan Jukir di Depok

Menurutnya, kejadian tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman antara kedua belah pihak yang kemudian memicu aksi dorong-mendorong hingga berujung dugaan pengeroyokan.

“Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di beberapa bagian tubuh,” terangnya.

Saat ini, lanjutnya, penyidik masih mengumpulkan berbagai barang bukti untuk mengungkap pihak yang terlibat dalam dugaan pemukulan tersebut.

“Kita mencari tahu siapa yang memukul dan jumlahnya berapa banyak. CCTV juga sudah kita pegang dan sedang dianalisa,” ujarnya.

Enam Orang Saksi Diperiksa

Lebih lanjut ia menjelaskan, sejauh ini, Satreskrim Polresta Tanjungpinang telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Meski begitu, hingga kini belum ada pihak yang diamankan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Belum ada pelaku yang diamankan karena kita masih melakukan pendalaman. Nanti akan kita sampaikan perkembangannya,” pungkasnya.

Baca Juga : Tetangga Sendiri Jadi Pelaku, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Tragis Siswi SD di Makassar

Sebelum peristiwa terjadi, seorang remaja dibawah umur, anak Keluarga Besar TNI AL juga dikeroyok hingga babak belur dlokasi tersebut pada Sabtu 22 Mei 2026 sekira pukul 03:00 WIB.

Korban mengalami luka serius di nagian wajah dan mata memar. Korban di keroyok didepan Manager Klub Malam Hangout.

Menurut korban dia diancam akan “dibunuh” termasuk keluarga. Akibat kasus ini korban dan keluargnya merasa ketakutan untuk melaporkan ke pihak Polisi.

Pihak keluraga meminta kepolisian segera mengambil rekaman CCTV kejadian pada Sabtu dini hari tersebut. (*)

Komentar