IGS 2026 Buka Jalan UMKM Makassar Tembus Pasar Global, Investor 13 Negara Jajaki Kerja Sama

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Forum Business to Business (B2B) dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha, khususnya UMKM Kota Makassar, untuk memperluas jaringan bisnis, membuka peluang ekspor, dan menarik investasi dari mancanegara.

Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Makassar, Mutia Haidir, menilai forum yang mempertemukan pelaku usaha lokal dengan 41 delegasi dari 28 negara sahabat di Hotel The Rinra Makassar ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan produk unggulan daerah ke pasar internasional.

“Forum seperti ini membuka wawasan pelaku usaha lokal. Tidak hanya memperluas jaringan bisnis, tetapi juga memperkenalkan produk-produk unggulan Makassar kepada calon mitra dari berbagai negara,” ujar Mutia.

Baca Juga : Spouse Delegasi IGS 2026 Kagumi Budaya Sulsel di Balla Lompoa

Dalam sesi B2B, delegasi dari 13 negara, yakni Filipina, Belanda, Meksiko, Venezuela, Ukraina, Ethiopia, Tunisia, Kuba, Laos, Fiji, Kamboja, Nigeria, dan Kosta Rika menunjukkan ketertarikan terhadap berbagai potensi unggulan Makassar, mulai dari sektor pangan, perikanan, perkebunan, kuliner hingga peluang investasi.

Menurut Mutia, tingginya minat para delegasi membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjalin kerja sama perdagangan, memperluas akses ekspor, sekaligus menarik investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menilai forum internasional tersebut juga mampu mengubah pola pikir pelaku usaha agar tidak lagi hanya berorientasi pada pasar lokal dan nasional, tetapi mulai berani menargetkan pasar global.

Selain membuka peluang ekspor, para delegasi juga membawa informasi mengenai kebutuhan komoditas dan bahan baku dari negara masing-masing.

Kondisi ini dinilai menjadi kesempatan bagi pelaku usaha Indonesia untuk membangun perdagangan dua arah dengan memanfaatkan keunggulan komoditas nasional.

Baca Juga : DPRD Makassar Dukung IGS 2026, Dinilai Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah

Sebagai pelaku usaha di sektor kuliner, Mutia turut memperkenalkan perkembangan industri makanan dan minuman di Makassar, termasuk restoran Timur Tengah yang dikelolanya sebagai salah satu contoh pesatnya pertumbuhan sektor gastronomi di kota ini.

Ia berharap hubungan yang terjalin dalam Business Forum IGS 2026 tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi berlanjut menjadi kerja sama nyata yang mampu meningkatkan ekspor, investasi, serta memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur.

Mutia juga mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar yang memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk terlibat langsung dalam forum bisnis internasional. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM naik kelas dan mampu bersaing di pasar global. (*)

Komentar