Delegasi IGS 2026 Terpikat Wastra dan Kuliner Makassar, Produk UMKM Laris Diborong

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Booth Dekranasda Kota Makassar bertajuk “The Taste and Craft of Makassar” menjadi salah satu daya tarik bagi delegasi Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di kawasan Tugu MNEK, Anjungan Pantai Losari, Rabu (24/6/2026).

Didampingi Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, para delegasi diajak mengenal kekayaan budaya dan produk unggulan daerah, mulai dari wastra, kain tenun, kerajinan enceng gondok, hingga bosara, wadah tradisional khas Bugis-Makassar.

Mereka juga menyaksikan langsung proses pembuatan berbagai kerajinan oleh para perajin lokal.

Baca Juga : IGS 2026 Buka Peluang Ekspor, Produk Unggulan Sulsel Dilirik 13 Negara

Tak hanya itu, para tamu mancanegara turut mencicipi beragam kuliner khas Makassar seperti markisa, barongko, baroncong, apang, kacang telur, dan aneka kudapan tradisional lainnya.

Pengalaman tersebut disambut antusias, bahkan para delegasi berdialog langsung dengan pelaku UMKM mengenai proses pembuatan dan bahan baku produk.

Kunjungan berlanjut ke booth Dekranasda yang menampilkan berbagai produk ekonomi kreatif binaan, mulai dari wastra, aksesori, hingga kerajinan tangan.

Sejumlah delegasi menunjukkan ketertarikan tinggi, bahkan membeli beberapa produk sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya UMKM Makassar.

Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan UMKM Makassar Tembus Pasar Global, Investor 13 Negara Jajaki Kerja Sama

Melinda Aksa mengatakan, keikutsertaan Dekranasda dalam IGS 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Kota Makassar di tingkat internasional.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Makassar tidak hanya kaya akan kuliner, tetapi juga memiliki wastra dan kerajinan tangan berkualitas yang mampu bersaing di pasar global. Kami berharap para delegasi membawa kesan positif tentang budaya dan produk unggulan Makassar ke negara masing-masing,” ujarnya. (*)

Komentar