ENREKANG, KORANMAKASSAR.COM — Menjelang Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) serentak tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan pada 30 September 2026, KPU Kabupaten Enrekang memperluas pendidikan demokrasi dan pemilih pemula di lingkungan sekolah.
Hingga 23 September 2026, pendampingan telah dilakukan di lima sekolah, yakni SMAN 4, SMAN 5, SMK PGRI, SMAN 2, dan SMAN 7 Enrekang.
Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar demokrasi, kepemimpinan, mekanisme pemilihan hingga pedoman teknis pelaksanaan Pilketos. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal proses demokrasi sejak di lingkungan sekolah.
Ketua KPU Enrekang, Munir Anas, saat memberikan sosialisasi di SMAN 4 Enrekang, Senin (21/9/2026), menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam menentukan pemimpin organisasi sekolah.
Baca Juga : BAZNAS Enrekang Salurkan Bantuan Rp10 Juta untuk Korban Kebakaran Tallu Bamba
Pendampingan berlanjut di SMAN 5 dan SMK PGRI Enrekang. Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Enrekang, Peri Herianto, menyampaikan materi demokrasi, sementara Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Kasman, menjelaskan mekanisme Pilketos.
“Prinsip yang diterapkan dalam pelaksanaan pemilihan ketua OSIS mempunyai garis besar yang sama dengan pemilihan umum di Indonesia,” jelas Kasman.
Pada Rabu (23/9/2026), sosialisasi dilanjutkan di SMAN 2 dan SMAN 7 Enrekang. Koordinator Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Enrekang, Muh Rahmat, mengajak siswa mengikuti Pilketos dengan antusias.
“Pilketos merupakan miniatur dalam proses pemilu dan pilkada,” ujar Rahmat.
KPU Enrekang menilai Pilketos bukan sekadar agenda memilih ketua OSIS, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memahami proses pemilihan, mengenal kepemimpinan, serta membangun kesadaran untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. (*)


Komentar