Sementara itu Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP), Dr Setia Diarta MT, menjelaskan tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan salah satu program yang dikembangkan di lingkup Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kementerian Perindustrian yaitu program inkubasi bisnis teknologi dan optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam rangka membangun iklim yang kondusif untuk tumbuh dan berkembangnya IKM/Startup yang memiliki daya saing dan berbasis teknologi, dan mendukung program pemulihan ekonomi nasional.
Menurutnya, peran inkubator sangat penting bagi wirausaha pemula, karena inkubator dirancang untuk membantu usaha baru dan yang sedang berkembang menjadi pengusaha yang mandiri. Kegiatan inkubator dilakukan melalui pendampingan terpadu yang meliputi pengembangan teknologi proses dan produk, uji produksi, uji pasar, konsultansi manajemen, keuangan, pelatihan, serta perluasan pasar.
baca juga : IKM Sinjai Laksanakan Kegiatan ABDI 2021
Selain membina IKM, di acara Kick Off tersebut BBIHP juga melaksanakan MoU dengan Centra Mart Sulsel (PT. Berkah Syariah Indonesia) dan One Mart Group (CV. Media One Group) untuk membantu pemasaran produk IKM/Tenant BBIHP, juga dimulainya Program Scale Up Startup Inovasi Indonesia yang diterima oleh Tenant Inkubator BBIHP yaitu Puffer (PT. Sefactor Deos Maks) yg bekerjasama dengan Deputy Penguatan Inovasi BRIN.
Diarta menambahkan IKM yang dibina IBT BBIHP sejak 2017 berada di wilayah Sulawesi Selatan dan beberapa daerah Indonesia Timur lainnya seperti Kalimantan dan Maluku. IKM binaan BBIHP juga mampu bersaing di kancah nasional, bahkan beberapa tenant sudah berhasil melakukan ekspor. Selain itu, IKM binaan IBT BBIHP ini terus menunjukkan kinerja dan prestasinya, salah satunya adalah Puffer yang berhasil meraih SEED Award “Low Carbon” Entrepreneuship dari United Nations Development Programme.”
Di acara Kick Off dan Webinar bertajuk “Membangun Daya Saing IKM Untuk Kebangkitan dan Pemulihan Industri Nasional” dihadiri langsung Kepala BSKJI Kemenperin Dr Ir Doddy Rahadi MT, serta 3 narasumber yakni Plt Dirjen IKMA Kemenperin Ir Reni Yanita MSi, Plt Direktur PPBT BRIN Ir Santosa Yudo Warsono MT, dan Kepala Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi dan Kebijakan Jasa Industri Dr Ir Heru Kustanto MSi. (*)

