Bupati Apresiasi PDAM Jeneponto Atas Inovasi Instalasi Pipa Baru Tanpa Energi Listrik

JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Kabupaten Jeneponto merupakan daerah dengan corak topografi yang variatif mulai dari pesisir, perkotaan sampai daratan tinggi. Dari corak topografi yang beragam tersebut, beberapa wilayah membutuhkan pola distribusi air dengan menggunakan lebih banyak pompa

Hal itu juga berarti, distribusi air menjadi tergantung pada penggunaan pompa dan pasokan listrik yang banyak jika sewaktu-waktu listrik PLN padam, PDAM harus menyediakan anggaran pengadaan solar untuk bahan bakar generator.

Disisi lain sebanyak 9.940 pelanggan saat ini memerlukan pelayanan suplay air bersih yang memadai untuk peningkatan kapasitas suplay air ke pelanggan, PDAM Jeneponto mendorong inovasi distribusi tanpa menggunakan energi listrik.

baca juga : Pemkab Jeneponto Programkan Penyediaan Lumbung Pangan Bagi Puluhan Kelompok Tani

Direktur PDAM Jeneponto menjelaskan bahwa saat ini telah dibangun inovasi sistem suplai air tanpa menggunakan listrik. Instalasi pipa air sepanjang 19 km dari bendungan Kareloe menggunakan sistem gravitasi dengan kapasitas 450 liter perdetik

“In sha Allah dengan sistem baru yang kita miliki, PDAM akan mampu mensuplai debit air sampai 300 kali lipat dari pasokan saat ini”, jelasnya.

Menanggapi hal itu, bupati Iksan Iskandar saat memimpin coffee morning memberikan apresiasi atas inovasi PDAM. Menurutnya Inovasi instalasi tanpa listrik ini akan berimplikasi pada peningkatan pelayanan PDAM kepada sebanyak 9.940 pelanggan

“Alhamdulillah dengan Inovasi PDAM ini, suplai air ke pelanggan akan lebih maksimal dari sebelumnya”, ujarnya. (*)