Cerita Ketika Ketua Gugus Tugas Berkantor dan Rapat di Rest Area KM 360

Dalam upaya memerangi COVID-19, sejak awal Letjen Doni memang totalitas dan mengedepankan profesionalisme. Seperti rapat di kantor dadakan di rest area, Doni tak mau ketinggalan barang semenit saja mengikuti tiap-tiap materi pembahasan yang disampaikan dalam rapat tersebut.

Perihal Letjen Doni yang berkantor secara dadakan di rest area juga bukan menjadi soal baginya. Justru hal itu menjadi implementasi dari tugas seorang pejuang dan panglima perang dengan semangat 55.

“Sudah, tidak apa-apa. Di sini saja” katanya sembari menyiapkan materi.

Semenjak Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Ketua Gugus Tugas Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020, Doni bahkan tak pulang ke rumah, melainkan menjadikan kantor di Graha BNPB menjadi rumahnya.

Terlepas apa yang sedang dipikul dipundaknya sebagai panglima perang melawan COVID-19, Doni selalu meminta agar seluruh komponen dapat bersama-sama berjuang melawan penyebaran virus SARS-CoV-2.

Dalam hal ini, penanganan bencana katogori non-alam pandemi COVID-19 tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah saja, melainkan juga perlu kolaborasi dari unsur yang lainnya seperti dunia usaha, komunitas, media massa dan utamanya adalah masyarakat.

Sebagaimana yang diketahui bahwa pandemi COVID-19 tidak hanya menyerang aspek kesehatan saja, melainkan juga menggerus roda perekonomian.

Oleh sebab itu, pemerintah selalu berusaha agar penanganan COVID-19 dan stabiitas ekonomi dapat berjalan beriringan dengan mengutamakan aspek kesehatan.

baca juga : Ketua Gugus Tugas Menerima Bantuan Ventilator COVENT-20 Penanganan Pasien COVID-19

Sehingga dalam hal ini, Doni selalu meminta agar protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak aman, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dapat diterapkan dan menjadi adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Menurut Doni, tiga kata yang menjadi kunci keberhasilan penanganan COVID-19 adalah disiplin, disiplin dan disiplin.

Seusai mengikuti rapat virtual, rombongan kemudian meninggalkan rest area pada pukul 20.52 WIB untuk melanjutkan perjalanan menuju Jakarta.

Belum lama ketika mobil rombongan kembali membelah kegelapan malam beriring-iringanan, seluruh jajaran sudah menerima pesan pendek yang berisi jadwal kegiatan bersama Ketua Gugus Tugas esok hari. Tentunya seluruh agenda itu masih berurusan dengan COVID-19.

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, bahwa “perjuangan melawan COVID-19 belum usai”.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional