Di Rakernas XIII Apkasi 2021, Mendagri Apresiasi Para Bupati Gotong Royong Pulihkan Bali

“Tentu kita mendukung program working form Bali dalam rangka upaya pemulihan Bali yang kita tahu terdampak cukup parah akibat pandemi Covid-19. Kedatangan teman-teman Apkasi ini akan membantu sektor pariwisata di Bali,” ujarnya.

Tito pun mengajak kepada para bupati untuk terus konsisten menjaga kesehatan di daerah masing-masing dengan program 3T, yakni testing, tracing dan treatment serta kampanye 5M di antaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Ia menambahkan, “Percepat program vaksinasi, jangan sungkan belajar dari daerah lain yang bisa melakukan vaksin dengan cepat. Kepala daerah harus turun tangan langsung agar eksekusinya lebih efektif.”

Terkait masalah pemulihan ekonomi, Tito juga meminta para bupati memperhatikan belanja APBDnya. Tito berharap, “Tolong upayakan belanja operasional jangan lebih besar dengan belanja modalnya, karena justru belanja modal inilah yang harusnya diberikan porsi lebih banyak karena bisa dinikmati oleh masyarakat banyak dan bisa mendorong pulihnya sektor ekonomi karena ada uang yang beredar di masyarakat.”

Ketgam : Menko Luhut di Rakernas XIII Apkasi 2021

Sementara itu dalam sesi Rakernas XIII Apkasi Tahun 2021 hadir secara langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta dua menteri lagi, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menparekraf Sandiaga S Uno hadir secara daring sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Luhut memberikan wejangan kepada para Pengurus Apkasi dengan menyampaikan update informasi terkait langkah-langkah pemerintah pusat dalam menangani Covid-19 serta upaya membangkitkan upaya pemulihan ekonomi melalui investasi luar negeri hingga menggenjot pembangunan infrastruktur. Salah satu titik tekannya, menurut Luhut adalah konsep momentum ekonomi berkelanjutan.

“Kita melihat pandemi Covid-19 ini sebagai dua sisi yang tidak terpisahkan dengan pemulihan ekonomi. Tunjukkan bahwa bupati bisa menjadi contoh yang baik kepada masyarakatnya. Kuncinya kalau kepala daerah bersama TNI-Polri bisa mendisiplinkan masyarakatnya di daerah masing-masing, maka lonjakan Covid-19 bisa ditekan lagi angkanya. Kalau kita bisa menjaga dengan baik situasi ini, kuartal dua tahun ini kita bisa berharap mencapai 7% pertumbuhan ekonomi, dan jika ini terpenuhi maka secara year of year, yang dikarenakan pada kuartal pertama sempat minus, maka di akhir tahun kita bisa bertumbuh 4,5 sampai5%,” paparnya.

Luhut yakin pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini masih bisa dipelihara dan pemulihan ekonomi dan reformasi harus dilakukan secepat mungkin dengan strategi stimulus fiskal karena situasi belum pulih, di samping implementasi UU Cipta Kerja harus dikontrol dan dipantau serta kebijakan pengembangakan industri nilai tambah harus jalan terus.